Articles

Peringatan HIMAS dan Peringatan 10 Tahun Deklarasi PBB tentang Masyarakat Adat


10 August 2017

Kurangnya Perlindungan Hak-hak Masyarakat Adat di Seko dan di Seluruh Indonesia

Tak hanya Indonesia, pada 9 Agustus tahun ini masyarakat dunia kembali merayakan Hari Internasional Masyarakat Adat Sedunia (HIMAS), the International Day of the World's Indigenous Peoples, yang dideklarasikan pengesahannya oleh Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) melalui Resolusi 49/214, tanggal 23 Desember 1994. HIMAS tahun ini memiliki nilai yang lebih lagi karena merupakan Peringatan Satu Dekade (10 tahun) Deklarasi PBB tentang Hak-Hak Masyarakat

Adat yang dideklarasikan pada tanggal 13 September 2007. Indonesia pun merupakan salah satu negara yang jelas mendukung dengan mengadopsi Deklarasi tersebut. Namun sayangnya hak-hak masyarakat adat di Indonesia masih juga belum terpenuhi setelah sepuluh tahun berlalu.

Satu contoh terkini yang memilukan masih terampasnya hak-hak masyarakat adat melalui berbagai tindakan kriminalisasi dan diskriminasi ialah penderitaan saudara-saudara kita Masyarakat Adat Seko di Sulawesi Selatan. Sebanyak 14 orang anggota masyarakat adat dikriminalisasi dengan dijebloskan ke penjara karena memprotes pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) di wilayah adat mereka. Padahal Masyarakat Adat Seko telah memiliki pengakuan hukum dari pemerintah dengan (SK Bupati Nomor 300 Tahun 2004 Tentang Pengakuan Masyarakat Adat Seko). Selain 14 orang yang dipenjara, sekitar 400 perempuan adat yang mendirikan tenda di wilayah pengeboran perusahaan untuk memprotes juga diusir oleh aparat Polres Masamba dengan ditembaki gas air mata. Perlakuan semena-mena terhadap Masyarakat Adat Seko ini pada dasarnya merupakan potret buram yang tidak hanya terjadi di satu daerah saja namun juga dialami berbagai masyarakat adat lainnya di berbagai daerah di Indonesia.

Untuk mengikuti perkembangan kasus kriminalisasi yang dialami Masyarakat Adat Seko melalui live platform bisa diakses melalui:

http://ifnotusthenwho.me/live/?livestory=8453 

Film dokumenter yang mengulas kasus kriminalisasi Masyarakat Adat Seko dengan subtiitle Bahasa Inggris bisa diakses di:

http://ifnotusthenwho.me/films/indigneous-criminalised-protecting-ancestral-land/ 

Tautan-tautan lainnya untuk mengetahui kasus kriminalisasi yang dialami Masyarakat Adat Seko:

https://youtu.be/tSMb4d71QB0 (youtube.com)

http://ifnotusthenwho.me/saveseko/ 

http://ifnotusthenwho.me/id/films/indigneous-criminalised-protecting-ancestral-land/ 

 

#saveseko #weareindigenous #SelamatkanSeko

 

Print article only

0 Comments:

« Home