Articles

Teten: Parpol Masih Jadi Mesin Korupsi

Perspektif Wimar
30 April 2008

Oleh: Didiet Adiputro

Ngomongin korupsi emang ngga ada abisnya, soalnya salah satu ilmu warisan dari VOC Belanda ini sudah begitu membudaya, karena terus dipelihara oleh penguasa dan elit. Skeptisme terhadap pemerantasan korupsipun banyak bermunculan. Kali ini Perspektif Wimar dengan co-host Meisya Siregar, mencoba kembali membangun semangat anti korupsi dengan menghadirkan ketua ICW Teten Masduki melalui sambungan telfon.

Mengenai alotnya penolakan dari DPR untuk penggeledahan ruangan salah satu anggotanya yang jadi tersangka korupsi, Teten melihat bahwa nggak ada alasan bagi DPR untuk melarang penggeledahan oleh KPK, karena KPK punya kewenangan yang otonom. Kesan dimana para pimpinan DPR yang mempersulit upaya KPK dan terlihat membentengi anggotanya, ditengarai berhubungan dengan setoran-setoran yang melibatkan aparatur yang banyak. Dapet bagian juga ya pak..

Sesuai data Transparancy International yang menyebutkan partai politik sebagai salah satu lembaga terkorup, juga diamini oleh ketua ICW ini. Menurut Teten, parpol masih jadi mesin korupsi, yang terbukti dengan tidak adanya pemecatan terhadap anggota parpol yang terjerat kasus korupsi. Orang baik di parlemenpun dinilai sangat sedikit jumlahnya,  karena pola rekrutmennya sudah kotor. “Demokrasi kita adalah Demokrasi uang”, ujar Teten.

Bagi Teten, kesadaran masyarakat yang semakin tinggi bisa terlihat dari hasil pilkada Jabar dan Sumut, di mana rakyat sudah mempergunakan pilkada untuk menghukum politisi busuk. Jadi peran masyarakat memang sangat penting.

Meskipun belum puas terhadap upaya pemberantasan korupsi, tapi kita harus optimis. Karena KPK sudah masuk ke ‘ibunya’ korupsi yaitu wilayah politik dan bisnis. Upaya pengembalian aset juga sudah berjalan, karena KPK bisa menngembalikan sekitar 150 milyar rupiah. Teten juga menilai bahwa upaya pemberantasan korupsi sekarang relatif lebih mudah, karena ada media yang bebas, ‘watch dog’ dimana-mana dan juga ada KPK. “kalau jaman dulu pimpinannya bandit, sekarang cuma preman, tapi banyak jumlahnya”, ujar Teten

Mari kita bersama menjadi watch dog buat para elit. Asalkan para politisi jangan memakai prinsip “anjing menggonggong, kafilah berlalu” alias emang gue pikirin.

 

SMS dari Penonton:

6281314012XXX: KORUPTOR LEBIH KEJAM DARI PADA SEORANG PEMBUNUH

6285244234XXX: SEHARUSNYA YG KEDAPATAN KORUPSI DISERAHKAN KEMASYARAKAT UNTUK DIHUKUM OLEH MASYARAKAT DAN SALUT UNTUK KPK MAJU TERUS PANTANG MUNDUR

628126400XXX: < KPK LIBAS AJA TRUS YG KORUP

6281343515XXX: MAU INDONESIA MAJU DAN RAKYATNYA SEJAHTERA MARI BERANTAS KORUPSI SAMPAI KE AKAR2NYA JGAN DI BIARKAN MASIH BYAK KORUPSI TERJADI DI MANA2 MENGHIASI

6285249031XXX: KALAU TERBUKTI KROPSI HUKUMANYA PANCUNG AJA.

6281329167XXX: PERLU SANGSI PIDANA MATI BAGI KORUPTOR UTK MEMIMBULKAN EFEK JERA.

6281320405XXX: PELAKU KORUPSI DAN PEMBALAKAN LIAR, WAJIB ALIAS HARUS DITUNTUT DAN DIHUKUM MATI - UJANG OY CHIN GRT

628125508XXX: (KALAU GAK MAU DI PERIKSA KPK ARTINYA DPR RI MERASA KORUPSI PASTI ADA, HUKUM MATI AJA KALAU TERBUKTI)

6285261468XXX: CPNS GATE TA.2005 DI PEMKO PEMATANGSIANTA R BLM DIPECAT KA RENA SELEKSI PE NERIMAAN ILEGAL

6281344852XXX: SAYA UDIN MARDIN NABIRE PAPUA MAJU TERUS KPK DOA DAN HARAPAN RAKYAT ADA DIPUNDAKMU.

6281310191XXX: DPR SAAT INI JADI DEWAN PERAMPOK BUKAN WAKIL RAKYAT KRN RAPAT TIDUR ADA PROYEK MELOTOT.

628175401XXX: KORUPSI MEMANG MUSUH RAKYAT DAN HARUS DIBRANTAS.

6281320118XXX: KORUPSI ?INGAT AHIRAT DONG!KEMBALIKAN UANGNYA ,DI AHIRAT NANTI GA ADA DUIT KALI

6285298517XXX: KASUS2 PENUNTASAN KORUPSI DI SULAWESI UTARA TAK PERNAH BERANI MEMERIKSA PEJABAT YG KORUPSI TAPI BAWAHAN YG TAK BERSALAH DI PERIKSA YG AKHIRNYA JD

6285236415XXX: ANGGOTA DEWAN YG TERIAK KERAS SAMA KPK , MARI KITA BANTAI BARENG-2 DEH. SETUJU ?

628124843XXX: KPK HRUSNYA BISA AKSES KE MANA SJ. DPR TDK MAU DI GLEDAH KRNA DPR JUGA BANYAK YG KORUPSI.

6285273296XXX: MENGAPA NEGARA KITA SEPERTI INI? SUDAH BENCANA AALAM DITAMBAH LAGI BENCANA MORAL SEPERTI KORUPSI. APAKAH KURANG LAMA, HUKUMAN YG DIBERIKAN UNTUK PA

6281339532XXX: BILA PERLU DPR YG DIBUBAR TP SETELAH DI GE LEDAH SEMOGA KAPOK.AMIN,AMIN YA RABBAL ALA MIN.

628112632XXX: GN PILIH PARPOL YG TDK MENDUKUNG PEMBERANTASAN KORUPSI

2191723XXX: ETIKA HARUS MENJADI LANDASAN HIDUP.JUJUR DAN INTEPRITAS. TANGGUNG JAWAB.TAAT HUKUM. AMANAH DAN IKHLAS. DARI ABAH OZAI BOGOR

62811419XXX: SAYA RUSLY MAKASSAR KORUPSI MEMANG MENGHIASI BANGSA KITA HARUSX ADA UNDANG2 UTK HUKUMAN MATI BAGI SANG KORUPTOR BIAR YG MAU MELAKUKAN BERPIKIR PANJANG

 


Baca juga:

 

 

Print article only

18 Comments:

  1. From Rusmin on 30 April 2008 08:42:21 WIB
    Setuju mengenai demokrasi uang Mang Teten & Kang WW, mungkin dapat di simpulkan:

    Orde Lama = Demokrasi Terpimpin
    Orde Baru = Korupsi Terpimpin
    Orde Reformasi = Demokrasi Korupsi

    Selamat berdemokrasi! Beda rejim, beda nama, sama bejat.
  2. From agustine fransisca bellamia on 30 April 2008 09:32:13 WIB
    Seru!!!! Apalagi klo PW bisa kerjasama dg salah 1 provider supaya bisa teleconference via 3G. Mantap deh, biar macet info & perspektif tetep masuk.
    Meisya menguasai banget ya? Gak salah pilih co-host deh. U/ para co-host semoga senantiasa update tentang segala topik biar bisa match seperti Meisya hari ini ya.
    BTW...MU MENANG! Pantesan gak mau disebut pas intro Lensa Olahraga. Ih, bang WW segitu sebelnya sm MU, hehehe :-))
    Dulu, ada Watch dog seniman yang namanya Harry Roesli(alm). Beliau lantang menyuarakan anti Politikus Busuk (pasti kang teten masih ingat)hingga akhir hayatnya. Saatnya, ada seniman baru yang melanjutkan dan Slank mungkin akan jadi salah satunya.
    Saya yakin, suatu hari nanti kebobrokan DPR RI akan terkuak dengan sendirinya. Siap2 "ditelanjangi" aja para bapak & ibu anggota dewan. Masyarakat Indonesia karena miskin bisa jadi lebih pintar. Bangkai gak akan pernah bisa wangi... Sewangi-wanginya disiram parfum segalon, bau busuk dan bangkainya akan ditemukan juga.
  3. From abimanyu on 30 April 2008 10:20:03 WIB
    kalo gak korupsi bukan indonesia namanya..,hohoho...
    gimana kalo diberlakukan hukuman mati bagi koruptor yang terbukti bersalah..?kita contoh china yang sudah berhasil dengan baik menekan angka korupsi di negerinya..,
  4. From sukra on 30 April 2008 10:21:18 WIB
    korupsi indonesia gak ada matinya. yang jelas udah mati ya moralnya para pemegang amanah bangsa ini. smoga saja di hari mendatang tampil pemimpin baru yang menomorsatukan moral dari pada diri sendiri. yang mampu melawan kebobrokan negeri. yang tentunya dimulai dari politikus2 yang bergerak tidak hanya berniatkan untung dari segi materi tanpa memperdulikan masyarakat banyk....
  5. From gagahput3ra on 30 April 2008 10:50:45 WIB
    Mungkin bisa juga dibuat reality show yang mengikuti kegiatan sehari-hari anggota legislatif, semacam acara Newlyweds di MTV yang mengikuti kehidupan penganten baru Jessica Simpson dan Nick Lachey....kalo kayak gitu kan memantaunya lebih mudah.

    Nah sekarang masalahnya mau gak ya mereka diikutin kru Reality Show terus...yang ada ntar malah disuap lagi krunya supaya nayangin yg bagus2 aja....ah susah deh punya pejabat mental korup.
  6. From Aziz on 30 April 2008 10:52:34 WIB
    sebenarnya saya bingung, korupsi di indonesia itu apa udah jadi budaya toh? saya bingung sih kalau bukan budaya kenapa disemua lini dah jadi biasa kalau orang korupsi.
    Mudah-mudahan dengan adanya generasi muda yang memimpin korupsi bisa habis.
    Kalau memang ga bisa, ya mendingan dimusnahkan saja semua warga negara indonesia.
  7. From Hoo Boen Wie on 30 April 2008 10:59:29 WIB
    Salam untuk bung ww, mas Teten Masduki dan Meisya!
    Senang bahwa korupsi disebut warisan VOC. Memang menurut maritim museum di Perth, VOC hancur bukan karena persaingan dari luar, tetapi karena korupsi INTERNAL.!!!!. Semoga Indonesia tidak hancur.
    Apakah korupsi internal?, atau juga ada factor endemic? karena adanya persaingan Princdoms dipesisir Jawa yang selalu mau mengungguli tetangganya, sehingga by hook and by crook, mengusahakan pamer kelebihan. (baca Wertheim: Indonesian society in transisition!!!!. dlm buku ini mulanya yang datang ke Indie -waktu itu adalah basically frugal people, lalu harus bersaing dgn. penguasa princedoms untuk mendapatkan opzien/dihargai?)
    Tapi ini pandangan sosioloog Wertheim, mudah2an tak benar!!
    Memang juga china korupsi itu rampant , terutama (sepanajang pengethuan saya Zaman Kuo Ming Tang - dan sangat diperparah oleh ketiga sdri. yg. a.l. jadi isteri Chiang Kay Sek. Hanya Sung Ching Ling , isteri Sun Yat Sen yang bersih!).
    Hukuman mati memang ada effek jeranya!! Tapi sampai kini masih ada loh korupsi disana tetapi curbed !!!
    Memang dgn. tindakan tegas dan tak cari pola macam2, hanya dgn. menegakkan rule of law, maka inflasi bisa tertekan. Bayangkan th. 49 satu hotel room berbintang di Shanghay harganya 49 jt Yuan! Tetapi juga Taiwan waktu zanman itu masih juga hyperinflation. Syukurlah bahwa dgn. waktu berubahlah the sleeping dragon (ungkapan seorang prince Russia waktu the formation of Hongkong) bangun,dan sekarang menjadi The leading dragon of Asia. Waktu itu China a.l.
    tak mangakui hak intellectual (buku dicetak langsung tanpa royalty asal baik untuk bangsanya, dan atas tuduhan Barat, dealing with thiefs, jawabnya: We have to do so, when dealing with robbers! Look in your musea. Jadi ada kepberpihan untuk rakyatnya. semoga Indonesia juga akan ada awakening dgn.adanya ICW, sdr. Teten



  8. From agustine fransisca bellamia on 30 April 2008 11:33:21 WIB
    penjelasan tambahan dari mr. Hoo Boen Wie menambah wawasan pengetahuan tentang sejarah korupsi dunia.
    Bang WW, kapan ngundang pak Hoo Boen Wie jadi nara sumber alias tamu di PW? Co-host nya minta Melissa Karim ya.
    Keep on moving, PW!
  9. From BANGUN SUBANGKIT on 30 April 2008 12:03:56 WIB
    WARISAN VOC ?? = mengada-ada , banyak negara lain yg tdk ada urusan dgn voc juga parah korupsinya . korupsi dan prostitusi sdh seumur keberadaan manusia .
    WARISAN SUHARTO ?? = lebih ngawur lagi , krn negara lain sdh lama puluh dari rezim masa lalunya .
    ULAH DPR ?? = mereka itu , pilihan kita2 ini ! apakah krn janji2 atau money politic atau tebar pesona atau kkn atau ...atau .... ! itu semua kita punya pilihan !!!! JANGAN TENGOK KEBELAKANG ! MULAI SEKARANG BANGKIT DAN BELAJAR DARI PENGALAMAN . KITA LEBIH BAIK DARI KELEDAI !!!!
  10. From Juswan Setyawan on 30 April 2008 12:14:05 WIB
    Saya setuju pikiran lama bahwa para koruptor hitam itu dihukum saja oleh pengadilan rakyat. Bukan dalam arti negatif seperti dibakar ramai-ramai seperti yang pernah dilakukan terhadap para pencuri sepeda motor tukang ojek yang tertangkap tangan. Melainkan dilakukan pengadilan rakyat dengan jaksa, pembela, dan hakim yang ditunjuk oleh rakyat. Hanya saja pelaksanaan hukumannya tetap oleh aparat hukum. Namun apabila hukumannya juga tidak dijalankan dengan benar maka akan dilaksanakan juga oleh rakyat. Misalnya, dihukum gantung di lapangan Monas. Ekstrim memang, tetapi untuk situasi korupsi di Indonesia yang telah demikian parahnya memang diperlukan tindakan nyata yang benar-benar deterrent (baca: yang bikin ngeri).
  11. From anak bangsa on 30 April 2008 12:21:21 WIB
    KELEDAI YANG BODOH SEKALIPUN TDK AKAN TERJEBAK KEDALAM LUBANG YG SAMA UNTUK KEDUA KALINYA . KITA BUKAN KELEDAI !! OK LAH , YG LALU KITA SAMA2 KECOLONGAN . TAPI KEDEPAN , MARILAH KITA SAMA2 PERBAIKI KESALAHAN KITA DAN BELAJAR DARI PENGALAMAN . JANGAN PILIH PIMPINAN , PARPOL DAN WAKIL RAKYAT YG KORUPS . !!!!!
    (sorry , bicara soal korupsi , bikin naik tekanan darah . )
  12. From KarTika,, on 30 April 2008 14:35:55 WIB
    memang...untuk ngehindarin yang namanya korupsi di negeri kita tercintah..(meni pake 'h') kyanya susah bangeth...soalnya korupsi tuh udah mendarah daging dari dahulu kala..

    ga usah jauh-jauh deh...kita sendiri kadang ga sadar klo kita sering ngelakuin hal yang berbau korupsi...hee....100x

    tanpa disadari..kita sering khan ngaret..alias molor waktu klo janjian...ya...itu contoh kecil dari korupsi...walopun gak sadar kita udah korupsi waktu...ya gak sich????

    jadi,,mnurut saya...perbaiki diri sendiri dulu..sebelum mencela orang lain.....key...

    (i'm sorry...klo ada kata-kata yang menyakitkan hati...pisssssssss men....!!! (n_n)...)
  13. From ossie andromeda bangun on 30 April 2008 15:29:47 WIB
    gimana korupsi mau di hilangkan dari bumi indonesia, hampir semua hal yang ada di indonesia bisa dan akan di korupsi selama kesadaran rakyat bahwa korupsi itu masih rendah. udah gitu, orang indonesia kan punya joke tentang korupsi yang mungkin semua sudah tahu. orang taiwan mengkorupsi duit di atas meja, orang filipina mengkorupsi duit di bawah meja, sedangkan orang indonesia mengkorupsi sampai meja-mejanya...(maaf kalau ada yang tersinggung). mulai dari anak sekolah mengkorupsi uang sekolah, mahasiswa mengkorupsi uang SKS, pejabat mengkorupsi uang rakyat, dst. tapi saya tetap optimis bahwa indonesia akan terbebas dari korupsi asal orang indonesia sadar bahwa korupsi itu adalah DOSA...
  14. From |richard.p.s| on 01 May 2008 00:29:23 WIB
    Meneriakkan "...SLANK...KANGAN...MAFIA SENAYAN" ala SLANK memang sip juga untuk diteladani. Jadi, watch dog-nya dengan berproduksi kala merealisasikan tujuan. Jangan kayak anak mami ah, bisanya cuma teriak doang. Tujuan teriaknya? Cuma karna mau nenen doang!
    Saya juga setuju, kalau ICW, KPK dan sejenisnya dibubarkan. Dengan catetan, persiapkan bang Antasari sebagai menhukam-nya. Persiapkan bang Teten sebagai jaksa agung-nya. Tambah satu deh, persiapkan bang Todung Mulya Lubis sebagai ketua mahkamah agungnya.
    Heran, perangkat hukumnya yang nggak bener, kok hobby buat wadah-wadah baru. Habis KPK, apalagi? PSK(Pastinya Sikat Korupsi)?
    Kalau tikusnya memang sudah menguasai lumbung, ya bakar saja lumbungnya (like Gus Dur on. dept.penerangan case-@Kick Andy). He he he sorry ya kalau saya sok tau.
    Mumpung belom ada UU SO'UN (Undang Undang SOk taU Nih) ;)
  15. From tom aries on 04 May 2008 03:45:53 WIB
    bingung soal korupsi?

    setiap perkembangan dalam sebuah sistem harus ada yang berani nengerjakan korupsi.
    sebuah sistem baru tak akan terjadi bila korupsi tidak ada didalamnya...

    berani mengumpulkan data untuk mengurangi dan menangkap koruptor, yang harus di ingat hanya satu \"salahkan diri anda sebelum meyalahkan orang lain\".

    ingat ini, karena perkembangan dalam sebuah sistem lama maka korupsi dapat dilaksanakan, agar sistem yang baru segera lahir dan menggantikannya.

    jangan bertanya kenapa di PLN, BUMN, DPR, DPD.. dllsb dapat berlangsung pengerjaan korupsi. tapi tanya mengapa kita menggunakan listrik berlebih?
    kita menggunakan mesin politik?
    kita menggunakan semua perkembangan tehnologi?

    mengapa untuk mengusut sebuah konspirasi dalam korupsi kita menggunakan semua perangkat yang menunjang pengerjaan korupsi itu. seperti telepon, listrik, GIA, mobil mewah, restoran dan hotel, peraturan dan undang-undang baru.

    stop bicara menangkap dan mengurangi koruptor dan cobalah masing-masing individu untuk makan 3 kali dalam 24 jam, berjalan kaki kekantor dan tak lagi menggunakan fasilitas tehnologi yang akan merangsang korupsi.

    stop bertindak menangkap koruptor dan cobalah masing-masing individu untuk mengekang keinginan dan kebutuhannya dalam perhelatan hidup didunia.

    mulailah berfikir dan bertindak mengatasnamakan individu dan jangan membawa golongan, bukankah hidup hanya sekali dan catatatan sejarah boleh hilang...

    jangan menghambat perkembangan peradaban baru dengan mengurangi koruptor....

  16. From dmitri on 05 May 2008 01:50:48 WIB
    @Tom Aris

    romantisme anda is getting out of the blue.

    benar, kita harus kurangi penggunaan PLN. saya pribadi sudah lakukan. termasuk jual mobil biar kurangin emisi. tapi gak mungkin tagihan PLN gua Rp 0 dong?

    kalau sudah berkorban, masa enggak menuntut? sayang benerrrr, kan hidup yang ini cuma sekali. masa reinkarnasi jadi yang gitu-gitu terus? ORBA dong...
  17. From SUJONO HALIMAN on 07 May 2008 01:33:13 WIB
    berantas korupsi harus top down , dari atas kebawah . sekaran ini jangankan lurah , ketua rt pun korupsi dalam urusan ktp !!!
  18. From dadang ismawan on 09 May 2008 00:34:03 WIB
    karena korupsi sudah membudaya maka kita manfatkan saja untuk kemajuan bangsa dan negara, saya bikin PKI: Partai Koruptor Independent. MARI KITA BANGUN BANGSA & NEGARA DENGAN KORUPSI...!!
    KORUPSI ALAT PEMERSATU BANGSA YG PALING EFEKTIF...!!
    DENGAN KORUPSI HIDUP JADI BERGAIRAH...!!

Add Your Comment

Comments with fake names or email may be rejected.

Real Name:

Real Email: (will not be shown)

Message: (stay on topic)

Sorry, No HTML

Important! Please type Security Image here:

« Home