Articles

Pertanyaan untuk Fauzi Bowo, Kamis ini di Gubernur Kita

Perspektif Online
02 May 2007

Sulit dipercaya, tapi sangat menyenangkan. Menurut moderator Effendi Gazali minggu lalu, Fauzi Bowo akan hadir minggu ini di Gubernur Kita. Setelah Adang Daradjatun dan Sarwono Kusumaatmadja, Wakil Gubernur Sutiyoso ini adalah satu-satunya Calon Gubernur yang belum muncul. Kita lihat apakah dia benar datang.

Anda punya pertanyaan untuk Bang Foke? Tulis di sini dengan kemungkinan disampaikan oleh panelis Wimar saat acara, atau tanya sendiri melalui telpon 021-5155111 saat acara berlangsung Kamis, 3 Mei jam 21.00 di Jak-TV

 

Update: Foke Batal Muncul

Topik episode ini diganti menjadi "Etika Kampanye Pilkada DKI Jakarta". Kalau Anda tahu mengapa Pak Fauzi Bowo tidak jadi hadir di Gubernur Kita mohon ditulis di bawah.

 

Baca juga:

Print article only

48 Comments:

  1. From Poerwanto on 02 May 2007 08:19:02 WIB
    Pertanyaan untuk Pak Fauzi Bowo;

    Pak Fauzi Bowo...
    Bapak bergelar DOKTOR dalam bidang Tata Kota atau sebangsanya.
    Kenapa selama Bapak jadi Wakil Gubernur belum terlihat hasil penataan kota Jakarta ke arah yang lebih baik. Justru diakhir masa jabatan Jakarta "kelelep" . Gimane nih Bang Foke..???!!!
  2. From Johnny .T. on 02 May 2007 08:26:49 WIB
    Kita tahu didunia ini "tidak ada makan siang gratis",banyak acara bang Foke akhir-akhir ini dengan disertai "door prize" yang nilainya cukup besar,jangan-jangan nanti kalau terpilih hitung modal kembali.
    Terima kasih.
  3. From budi on 02 May 2007 09:58:19 WIB
    bang Foke kenapa ketika bang foke jadi wagub bisa banjir dan masih ada penggusuran. bagaimana nanti kalo jd gubernur
  4. From Alex Maffay on 02 May 2007 11:48:22 WIB
    Bang Foke, Maju dengan PD nya karena didukung oleh Partai besar. Apakah bang Foke juga memiliki nyali besar dalam menyelesaikan segala macam permasalahan yang ada di Jakarta.
    Atau jangan-jangan Bang Foke kelak hanya akan menambah masalah saja di Jakarta?
  5. From Edward on 02 May 2007 12:05:02 WIB
    Kalo di TV selalu keliatan bang foke selalu emosional jika di tanya kuli tinta. Sampai ada statemen dari bang foke waktu ditanya oal DBD, keliatan kesel malah di jawab: "Tanya aja nyamuknya!"
    Terus, sebagai eks bendahara Golkar, tentu bang foke punya banyak pengalaman memperbesar pundi golkar dengan "berbagai cara". Apa sanggup nanti berantas korupsi di Jakarta karena datang dari parpol yang terkenal korup sejak 30 tahun lebih.
    Terakhir, apa nggak risih kalo ada yang bilang anda kampanye dengan (secara tak langsung) memakai duit rakyat yang ada di APBD?
  6. From mansur on 02 May 2007 12:05:17 WIB
    Bang Foke, berapa dana yang telah dikeluarkan agar partai-partai mau mencalonkan Anda? Oh ya, apakah Anda juga berani mengungkap korupsi di DKI semasa Sutiyoso??
  7. From gambler on 02 May 2007 12:22:43 WIB
    ayo....berani ga tanya: apakah foke main uang demi terpilihnya dia?
    paling2 jawabannya: " saya minta bukti, kl anda menganggap saya korup".
  8. From EL on 02 May 2007 12:35:59 WIB
    kenapa baru skg mau datang? dulu2 ngapain aja, apa dianggap acara ini tidak penting? apa karena Adang sudah datang baru mau datang sesudahnya?
  9. From Rohili on 02 May 2007 13:54:51 WIB
    Bang Foke kalo nudah jadi gubenur apa kepudilian bang Foke untuk menanggulangi kemiskinan dan program pemberdayaan masayarakat kecil dalam ekonomi ?
  10. From Intox on 02 May 2007 16:01:20 WIB
    Apa rencana Bp Fauzi Bowo dalam menanggulangi masalah pendidikan di Jakarta? Apa langkah2 konkretnya? Apa sudah ada contoh yg pernah dilakukan oleh anda?
  11. From bapana billy on 02 May 2007 16:22:48 WIB
    Bang Foke, sebentar lagi kan HUT JAkarta ke 480. Berani gak tidak memanfaatkannya sebagai ajang kampanye? Kalau kampanye aja sudah di danai APBD yang nota bene uang rakyat, gimana nanti kalau jadi gubernur?
  12. From gubrak on 02 May 2007 19:14:46 WIB
    oom foke berapa sih biaya hidup (protokoler) seorang wakil gubernur seperti anda??
    oom foke pasti masih ingat dg bang maman yg kerja di baby nursery-nya ragunan yg ikut dlm persiapan pernikahan mbak winda.. dia terancam berhenti tahun ini karena masa baktinya habis..pdhal komitmennya dlm menyelamatkan+membesarkan bayi hewan yg terancam mati begitu besar. itu hanya karena dia vokal ditengah besarnya korupsi di ragunan.. the last green of jakarta
    oom foke bisa kan bantu bang maman (ini tdk kolusi tp krn sy nilai pengorbanan+kompetensi dia dg honor yg didapat jauh dr semestinya.. lg2 krn korupsi) kalo emg terpilih jd gubernur bisa ditambah waktunya di ragunan (walau saya mgk tidak ikut memilih)
  13. From ade on 02 May 2007 20:02:02 WIB
    bung foke mgk masih ingat dg maman yang bekerja di baby nursery ragunan yg pernah ikut membantu persiapan pesta mbak winda?? tahun ini dia akan pensiun. berhubung komitmen dan pengorbanannya selama ini jauh lebih besar drpd petinggi ragunan yg pinternya cm korupsi..bantu dong pertahanin bang maman (dlm peraturan kan masih bisa diperpanjang)

    para petinggi ragunan (menurut yg didengar) akan senang sekali "membuang" b maman krn dia vokal berbicara.

    danke, wasalam
  14. From Yon Cahyadi on 03 May 2007 12:21:57 WIB
    Bang Foke, selamat datang...
    pertanyaan saya hanya satu : apa yang merasa anda berbeda dengan Sutiyoso ?????
  15. From kasmit on 03 May 2007 12:32:41 WIB
    Halo Bung Fauzi Bowo
    Saya akan ajukan pertanyaan sebagai berikut :
    1. Anda Sebagai juga Ketua PBNU DKI, bagaimana pendapat anda terhadap BIROKRASI YANG KORUP di DKI?
    2. Bagaimana pendapat anda BANJIR Februari 2007 lalu, apakah ada kesalahan dalam MASTER PLAN DKI, sehingga terjadi kerusakan Lingkungan?
    3. Sumber Kesembrautan di DKI itu apa saja? dan solusi untuk mengatasinya.
    4. Pengurusan KTP tidak sesuai dengan tarif yang ditetapkan? dan pengurusan AKTA KELAHIRAN ketentuannya Gratis, kok di pungut juga?
    5. Kenapa anda ALERGI terhadap wartawan sehingga cendrung menghindar?
    6. Anda siap diperiksa dengan JAWABAN SEJUJUR-JUJURNYA atas SUMBER KEKAYAAN ANDA kepada KPK dan KPUD DKI?
    7. Anda dinilai telah mendompleng jabatan sebagai Ketua BNP (Badan Narkotika Propinsi) DKI untuk mempopularkan WAJAH ANDA dengan penyebaran BALIGO dari paling besar sampai kecil di DKI, Dan Bagaimana bentuk dan struktur PERHIMPUNAN PEDULI JAKARTA yang anda pimpin itu? dari mana asal dananya?
    8. Sampah di DKI kok manajemennya AMBURADUL? sehingga menimbulkan bau dan pembuangannya diprotes di daerah tetangga?
    9. Anda adalah pejabat DKI yang ikut bertanggung jawab atas PEMBANGUNAN MALL & SQUARE di DKI yang memakai daerah resapan seperti KELAPA GADING? Apa solusi anda masalah ini?
    10. Anda adalah pejabat KARIER di PEMDA DKI Beranikah ANDA MENYERET bawahan anda yang TERLIBAT KKN di LINGKUNGAN PEMDA DKI yang terbukti melakukannya?
    11. Anda didukung oleh ORMAS BETAWI dan selaku KETUA BAMUS DKI, beranikah anda MENINDAK BILA ORAMAS ITU melakukan PERBUATAN ONAR DI DKI?
  16. From kotak kotak on 03 May 2007 12:57:18 WIB
    buat bapak fauzi,

    mengapa dalam kampanye bapak, bapak terkesan nyolong start. melalui iklan layanan masyarakat narkoba, turnamen bola.

    karena menurut siapaun didunia, nyolong start = curang, curang = tdk jujur, tdk jujur = bukan pemimpin yang baik.

    saya sangat bingung dengan pembentukan image dengan cara curang seperti ini. apa iya akan terbentuk image yang baik.
  17. From Hafit on 03 May 2007 17:16:55 WIB
    Pak Fauzi Bowo menulis disertasi tentang masterplan DKI Jakarta th 1999 di Jerman, padahal waktu itu dia masih menjabat sebagai SEKDA yang seharusnya sibuk ngurusi kerjaannya. Pada masa itu saya masih kuliah di jerman, tapi tidak pernah mendengar nama beliau. Karena itu mohon klarifikasi, sebenarnya disertasi doktornya itu ilmunya sendiri atau dibuatin anak buahnya. Kemudian kenapa dengan posisinya yang strategis sebaga wagub kok aplikasi "ilmunya" untuk Jakarta tidak terlihat?
  18. From Uyung Achmar on 03 May 2007 18:04:42 WIB
    Saya kok gak terlalu yakin dia dateng.. Pasti dia masih sibuk nyari wakilnya.. Hehe...
    Numpang nanya dong satuuuu aja...
    1. Emang sih, mungkin sebagai incumbent, bang foke cukup CUTI saja.. Tapi, kenapa enggak MUNDUR dulu sih dari WaGub? Toh, sebagai WaGub sekarang lebih banyak KAMPANYE-NYA!! Daripada BEKERJA!! HAHAHAHAHA.....
  19. From Rivaldi on 03 May 2007 18:14:09 WIB
    Bang Foke, saya heran kok bisa didukung oleh sekian banyak partai yg berkoalisi namun kemudian ternyata masih kurang mendapat simpati. Heran juga kok partai2 itu tidak cari calon masing2 dulu, nanti kalau calonnya sama baru koalisi, toh gubernur akan dipilih langsung bukan oleh DPR.

    Jadi sebenarnya bang Foke ini didukung atau "minta" didukung?
  20. From FAM - UI on 03 May 2007 18:47:53 WIB
    1.Alasan apa yg membuat anda berani mencalonkan diri sebagai cagub?
    2.Apakah alasan itu bisa diminta pertanggung jawaban oleh warga jakarta?
  21. From dmitri on 03 May 2007 18:48:08 WIB
    1. Mengingat jakarta tidak punya kapasitas menampung jumlah kendaraan dan penduduknya sendiri, apa rencana kedepan seputar surplus ini?
    2. Surplus penduduk antara lain akibat pendatang yang enggak jelas statusnya. Meskipun kita ini masyarakat gotong-royong, tapi kan Jakarta bukan Indonesia. Apa rencananya tentang hal ini?
    3. Kalau anda terpilih, dapat kesempatan mengurusi masalah banjir lagi. Apa rencana penanggulangan banjir berikutnya, yang berbeda dari masa2 lalu?
    4. apa hal positif yang anda lihat dari masing-masing calon gubernur lainnya? (pertanyaan ini wajib dikasih ke semua calon, sih)
  22. From johanes on 03 May 2007 22:21:21 WIB
    saya munkin sangat mengharapkan kepada pak fauzi kedepan, anda sangat berpengalaman dibirokrasi pemda, dengan anda menjadi gubernur kemungkinan anda merealisasikan segala konsep yg belum anda realisasikan.biarkan sebagian kecil orang lain menyudutkan anda mudah2an anda selalu sabar kami bangga dengan anda masih banyak warga yg ada dibelakang anda,betul sesuatu harus dikerjakan oleh yang ahli bukan oleh orang yang mau asal2an atau punya kepentingan kelompok
  23. From Intox on 04 May 2007 00:25:27 WIB
    Bwahahahah gak jadi dateng si doi. Cupuuuuu!
  24. From pengamat on 04 May 2007 04:30:48 WIB
    Setelah baca komentar komentar diatas, maka komentar pengamat adalah :
    Tidak aneh kalau dia sampai terpilih, memang "baru sampai disanalah Indonesia ini"
    yang berarti duit adalah terpenting untuk memenangkan pemilihan

  25. From komar on 04 May 2007 10:06:58 WIB
    Dengan pasangannya Bang Yos, kenyamaman lalin, kesehatan masyarakat(DBD/flu burng),banjir,premanism(ormas/orpol tertentu yang anarkis terkesan dibiarkan) ,kebebasan menjalankan keyakian/agama tertekan, birokrasi, keamanan/keslamatan pengguna tranportasi umum payah , dll. Kalau hal2 yang basic ini saja terkesan tidak ada penangan yang baik waktu dia menjabat sebagai wakil dan tidak ada tanda2 kemampuan dan bukan diprioritaskan maka jangan harap DKI akan lebih baik dari sekarang kalo dipimpin oleh pewaris/penerus dari para pejabat yang sekarang ada dibirokrasi. Pilih yang lain yang lebih konsen dan punya wawasan luas/Internasional, supaya DKI sebagai metropolitan bisa dibanggakan.
  26. From kasmit on 04 May 2007 20:15:50 WIB
    Emang enak dikibulin oleh Fauzi Bowo, orang di studio udah siap-siap menunggu kedatangannya malah SI FOKE uadah siap-siap kabur dari studio..
    Sekarang warga sudah dapat menilai siapa yang SUKA NGIBUL, sejak jadi Pegawai pemda sampai menjabat WAGUB DKI.

    Rakyat juga sudah dikibuli oleh -BANJIR BESAR
    -KEMACETAN
    - KESEMBRAUTAN
    - TATA RUANG/KOTA
    - Nyuri start kampanye
    - Nyatut BNP DKI

    Mari kita pilih GUBERNUR yang tidak ngibulin WARGANYA..
  27. From hasya on 06 May 2007 10:20:21 WIB
    Terus terang, saya suka dengan acara Gubernur Kita dan saya tertarik untuk membuka website www.perspektif.net seperti yang diutarakan oleh bung Wimar. Namun ada yang miris di hati saya ketika saya membaca comments mengenai Fauzi Bowo. Seburuk itukah beliau hingga rekan-rekan bisa mengatakan bahwa dia adalah "tukang ngibul", "sekolah di Jerman namun tidak terdengar namanya padahal saya bersekolah di Jerman juga", "cupu", etc?

    Saya hanya merasa bahwa penilaian tersebut kok rasanya kurang adil ya? malah cenderung bernuansa "menghujat"...

    Kita tidak pernah tau kan apa alasan tepatnya Fauzi Bowo tidak bisa hadir pada acara Gubernur Kita? So, please stay away from judging other just because s/he was unable to show up..

    Mengenai soal sekolah di Jerman: banyak sekali mahasiswa Indonesia yang memperoleh pendidikan di Jerman, dan mungkin tidak semuanya harus mengenal satu sama lainnya.. Jadi, selama Fauzi Bowo bisa menunjukkan ijazah aslinya DAN MAMPU diajak berdikusi mengenai isi dissertationnya, what's the prob then?

    Mengenai masalah banjir, kemacetan, etc.. apakah adil jika semua masalah itu disalahkan hanya pada seorang Fauzi Bowo? apakah tidak terpikir oleh kita bahwa banyak sekali faktor yang membuat terjadinya seluruh permasalahan tersebut? So, I guess it's better for us to find the solutions of all those problems rather than blaming on someone only...
  28. From Hafit on 08 May 2007 15:44:33 WIB
    Kalau semua orang kayak HASYA, enak jadi pemimpin. Semua dimaklumi... Enggak mau maparin programnya... maklum, enggak mau menjawab pertanyaan publik...maklum, daerah yg dipimpinnya kacau balau....maklum, nggak berprestasi apa2...maklum, he...he...he... LHA UNTUK APA DIA KITA BAYAR JADI WAGUB? Kalau jadi pemimpin hanya untuk mendapat pemakluman atas segudang kegagalannya ya mendingan milih anak TK aja jadi Gubernur, lebih pantas untuk dimaklumi...he..he..he..

    SOLUSI untuk JAKARTA dalam konteks PILKADA ya "JANGAN PILIH ORANG YANG TERBUKTI GAGAL"

    SETUJU....???
  29. From henny on 14 May 2007 11:14:37 WIB
    bagi saya, tidak penting kegagalan dimasa lalu, tidak ada manusia yang sempurna, tidak ada manusia yang sempurna, yang penting adalah manusia yang berusaha menjadi lebih baik dari sebelumnya, untuk menjadi pemimpin yang penting tentunya manusia yang berusaha menjadi lebih baik untuk rakyat yang dipimpinnya.

    dan bagi saya, lebih penting lagi, pemimpin yang mau mendengar dan mau menjawab pertanyaan, tidak penting apakah dijawab secara langsung atau tidak, tetapi, jawablah... karena komunikasi adalah sarana yang paling ampuh dalam mengindari hal-hal buruk yang mungkin terjadi.

    dan sebuah jawaban, juga bukan selalu berupa statement.

    siapapun cagubnya, cawagubnya, bisakah dikakukan semua itu demi jakarta?
    d e m i j a k a r t a ? ? ? ?

  30. From Ika on 14 May 2007 13:06:41 WIB
    Sosok fauzi Bowo adalah sosok yang tepat memimpin DKI Jakarta, Sudah berpengalaman, Lain haklnya calon lain . masih di pertanyakan kearifannya thp jakarta
  31. From gambler on 14 May 2007 13:45:44 WIB
    setuju dng 'SOLUSI untuk JAKARTA dalam konteks PILKADA ya "JANGAN PILIH ORANG YANG TERBUKTI GAGAL"'

    hasya ini contoh dr mayoritas indo yg sdh puas dgn keadaan skr & tetap memilih foke jd tdk perlu heran kl foke menang.

    padahal masalanya cuman krn sama2 sekolah di jerman he he he
  32. From dwianto on 14 May 2007 16:29:08 WIB
    buat bang wimar tolong tanyakan ke foke kenapa beliau sampai sekarang belum mundur dari jabatannya tidak seperti adang yang sudah mundur dari wakapolri apakah foke takut kalah dalam persaingan atau takut tidak ada dana buat bikin poster kalo merasa jantan mundur dong apa kira2 program andalannya sekarang aja sudah gagal ko masih mau mimpin lagi
  33. From aryo tyasmoro on 14 May 2007 20:43:10 WIB
    kita ketahui fauzi bowo bakalan jadi calon gubernur jakarta dan didukung oleh 16 partai, pertanyaan saya, bagaimana mungkin anda nanti akan memperhatikan rakyat sedangkan anda punya janji politik dengan parpol 2x yang berkoalisi dengan anda, katakanlah 1 partai anda berjanji 5 miliar, maka 16 x 5 = 80 miliar, waduh rakyat bisa rugi 80 miliar, dan pasti anda akan menghalalkan segala cara tuk balik modal,bagaimana tuh nanti, oh iya sebelum anda jadi gubernur saya saranin anda belajar baca qur`an dulu pak,maklum bapak udah tua, buat bekal pak sebelum meninggal, terima kasih semoga anda lebih sabar menghadapi ujian (jabatan) yang diberikan tuhan dan berhentilah menggunakan fasilitas rakyat tuk kampanye,stop politiasi birokrasi.
  34. From rio ahmad on 15 May 2007 14:38:18 WIB
    biggest problem in jakarta, high level of expectation but low level of participation.

    biar seratus kali di ganti gubernur kalo masyarakatnya lebih sedikit partisipasinya mungkin akan tetap sama. saya kira orang orang yang berbuat perubahan konkrit dari tingkat paling bawah mungkin ngga pernah dapet ekspose dan mungkin ngga mau ekspose.

    mudah mudahan forum ini bisa mendidik dari para membangun masyarakat sarkastik.

    banyak pemimpin kita yang kita kira jelek padahal dia banyak berbuat buat bangsanya. saya kira bung Wimar mengerti betul realita ini ketika membantu Gus Dur.

    saya salut dengan Wimar dengan kematangannya dalam memberikan arahan. semoga acara ini tidak kehilangan arah.

    jakarta bukan punya Sutiyoso atau Ali Sadikin, kota ini punya anda semua, kenapa banjir ? kenapa kotor ? kenapa polusi ? kenapa ada korupsi ?

    jawabannya ada di anda sendiri bukan pada calon gubernur yang akan maju.

    the next 4 years is our challange together not only the governor.

    jadi udah bersihin halaman rumah belum ? udah buang sampah pada temptnya belum ? punya innovasi buat recycle sampah ?
    apakah kita merokok pada tempatnya ?
    dan apakah anda pernah nyontek di kelas ?

    so ask your self a tough question before ask somebody a tough question.

    so pak Sutiyoso, Bang Ali, Pak SBY, Ibu Mega, pak FB, Gus Dur, dll anda tidak perlu menjawab pertanyaan pertanyaan aneh. setiap individu di bangsa ini yang harus menjawab itu sendiri dan berbuat semampunya untuk membuat perubahan.

    ketika kita mampu memjawab sendiri kita siap untuk menjadi bangsa kelas dunia, sekarang belum.

    cheers
  35. From AMMAR on 16 May 2007 17:28:14 WIB
    Bang Foke maju terus pantang mundur jangan takut pada komentar kader militen dari lawan-lawan anda. Menurut saya bang foke tidak mencuri start kampanye. adang pun mencuri start kampenye bahkan menempelkan stiker brosur dan pamflet tidak pada tempatnya hal itu malah yang disebut kurang beretika. saya setuju semua harus diserahkan pada ahlinya. From FBC ancol
  36. From ibnu mahbor on 18 May 2007 06:13:35 WIB
    Bang Foke, Anda khan Ahli Tata Kota, tapi kenapa tata kota DKI selama anda menjadi wagub malah semakin kacau
    kami khawatir, bila anda menjadi Gubernur, DKI malah semakin kacau
  37. From andre on 19 May 2007 14:59:22 WIB
    Bang Foke, terus terang saya menghargai anda akan maju di pilkada DKI,apalagi nt sudah ada dukungan dari para ulama, tapi kenapa Bang Foke kaga Gentel biar ngundurin dulu dari jabatannya? kan kita liatnya enak,Kita tahu bahwa anda orang berpendidkan, tunjukanlah ahlak anda yang benar saat ini biar Alloh ama masyarakat yang bakalan menilai sekaligus mendukung anda.Mohon Balasannya
  38. From alif kecil on 22 May 2007 15:34:43 WIB
    om foke, kaya'nya Anda dan tim Sukses lebih keliatan sebagai tim sukses BM (Banch Marking alias NYONTEK), kaya misalnye warna oranye yang udeh keduluan sama calon laen ditiru sama om ( dijadiin diposter om ) padahal sebelumnye warna poster om kan pelangi...alangkah indahmu, trus tim Oranye diikutin jadi Orangnye, Poster Benahin Jakarta ditiru dengan kalimat Kalo urusan Benahin Jakarta serahin sama ahlinya...

    eeh ... om ... dicariin sama echa ...

    E.. Cape Deeehhh...
  39. From Bang Jabrik on 23 May 2007 09:02:55 WIB
    Wah...wah...kaciaaannn deh mas Bowo ini hehehe...
    Kalau mau serius berpolitik yah brenti dulu dong jadi pejabat, jadi punya banyak waktu buat jawab pertanyaan rakyat.
    Bang Jabrik (Agus MA.)
  40. From ardies on 26 May 2007 11:12:14 WIB
    bang foke saya nggak mau nanya cuma mau kasih komen aja...
    'yang udah pernah dikasih kesempatan tapi nggak amanah... mundur aja... masih banyak yg sanggup dikasih amanah tapi belum ada kesempatannya'
    terima kasih

    n.b : ini juga berlaku buat para politisi yg udah pada uzur-tunggu-umur... mundur aja... ketika anda diberi kesempatan... apa yang anda lakukan?...
  41. From taufik on 30 May 2007 11:56:27 WIB
    cuman gimana ya sama petugas2 pilkada nya nih.. kena virus foke ga ya .. ???
    kan 16 partai besar dukung foke .. dah gitu foke nya pejabat DKI.. kampanyenya kenceng banget (pake duit rakyat lagi), dst dst dst ..
    tp mudah2an petugas pilkadanya jujur ya, ga kena pengaruh foke and cs. juga panwaslunya.


  42. From pengamen on 31 May 2007 02:29:37 WIB
    foke itu sapa ya? sik.. sik.. 0o... itu ya yang di iklan-iklan itu ya? dia lg kampanye kan?
  43. From orang_gila on 15 June 2007 14:22:44 WIB
    wah kalo pemilihnya kaya abang2 diatas sih jakarata gk perlu dikuatirkan, jakarta jelas tidak akan memilih foke. Tapi politisi2 busuk punya peliharaan. Peliharaan mereka jelas tidak seperti abang2 diatas (sbb gk bisa "diatur" :p ) peliharaan mereka adalah massa yang bodoh dan massa yang miskin. Orang miskin dan orang bodoh di jakarta adalah aset mereka, jadi gk usah heran kalau dari tahun ketahun orang bodoh dan orang miskin tidak berkurang, karena mereka adalah kekuatan, merka adalah aset, massa yang mudah di bodohi dan diimingi imingi lebih baik dr massa yang pemikiran dan kondisinya seperti diatas. jadi saran saya sebaiknya kita mulai ajari tetangga, adik, sodara, teman siapapun juga ttg bagaimana beretika politik, siapa sebenarnya foke dst..
    sukses buat Jakarta :)
  44. From HERU on 25 June 2007 20:43:17 WIB
    bang Foke'e
    Ente ente Bikin buletin Jum'at kok baru-baru ini aja. buletin Jum'atnya buat kampanye di Masjid-Masjid ya?

  45. From mas kader on 17 July 2007 11:14:54 WIB
    mas kader: bang foke katanya anak kyai terkenal betawi koq sekolahnya dari TK ampe SMA di kanisius sich.....???
    Bang Foke:soalnye waktu dulu sekolah islam belon ada yang bagus tuh
    mas kader: ha....
  46. From AMIR on 29 July 2007 03:23:33 WIB
    For hasya

    Saya hanya merasa bahwa penilaian tersebut kok rasanya kurang adil ya? malah cenderung bernuansa "menghujat"...


    LO GA USAH SOK MENILAI ADIL DISINI. LO GAK MIKIR NASIB RAKYAT MISKIN JAKARTA SENGSARA SAMA ULAH MODEL SI FAUZI BOWO INI. MENDINGAN LO MIKIR DULU SEBELUM LO POSTING. LO SERPERTI BERANGGAP BERSIH TAPI LO BERDIRI DIATAS KOTORAN ANJING.

    Kita tidak pernah tau kan apa alasan tepatnya Fauzi Bowo tidak bisa hadir pada acara Gubernur Kita? So, please stay away from judging other just because s/he was unable to show up..

    SAMPAI KAPAN PUN LO GABAKALAN TAU KARENA ELO EMANG BENER2 BEGO JADI JANGAN BAWA2 KITA GA TAU ALASAN. JELAS2X FAUZI BOWO BERULANG-ULANG MENGHINDAR DEBAT DIMEDIA. "s/he was unable to show up......... BECAUSE HE IS GUILTY"

    Jadi, selama Fauzi Bowo bisa menunjukkan ijazah aslinya DAN MAMPU diajak berdikusi mengenai isi dissertationnya, what's the prob then?

    LO KAYAKNYA JURU KAMPANYENYA FAUZI BOWO? KO BISA TAU NUNJUKIN IJAZAH ASLI?? KAPAN LO LIAT?? LO PIKIR ISI DISSERTATIONNYA REALISTIS DENGAN KEADAAN JAKARTA SEKARANG?? KAYAKNYA LO GAK TINGGAL DI JAKARTA YA??


    Mengenai masalah banjir, kemacetan, etc.. apakah adil jika semua masalah itu disalahkan hanya pada seorang Fauzi Bowo? apakah tidak terpikir oleh kita bahwa banyak sekali faktor yang membuat terjadinya seluruh permasalahan tersebut? So, I guess it's better for us to find the solutions of all those problems rather than blaming on someone only...


    GUA RASA LO MAU SALAHIN BANJIR KEMACETAN DISALAHKAN KE TUKANG BAJAJ????? KE TUKANG SAYUR??? LO INI SAPA SIH??? BELAGA SOK PINTER TAPI JELAS2X OTAK LO KAYA OTAK UDANG. SOLUSI NYA SUPAYA GA BANJIR MACET DAN SEMRAUT KORUPSI JANGAN PILIH FAUZI BOWO.....


  47. From ijazah_sd on 03 August 2007 23:37:19 WIB
    Pilihan boleh beda. Asal silataurahim sesama tetangga tetap terjaga. Mari berdo'a demi kemakmuran Jakarta. MERDEKA !!!!
  48. From Faisal on 07 August 2007 09:25:45 WIB
    SAYA AKAN PILIH GUBERNUR BERDASARKAN PENGALAMAN, FAUZI BOWO JELAS LEBIH BERPENGALAMAN DIBANDINGKAN PAK ADANG, TAPI SAYA AKAN PILIH PAK ADANG KARENA BERDASARKAN PENGALAMAN FAUZI BOWO JELAS GAGAL TOTAL. FAUZI BOWO JUGA DIDUGA KORUP, BAGAIMANA MUNGKIN SEJAK 2001 KEKAYAAN FAUZI BOWO BERNILAI 15 MILLIAR BERTAMBAH MENJADI 30 MILIAR LEBIH?. SELAIN ITU TIM SUKSES FAUZI BOWO JUGA BANYAK MELAKUKAN BLACK CAMPAIGNE TERUTAMA TERHADAP KALANGAN MASYARAKAT MENENGAH KEBAWAH.

Add Your Comment

Comments with fake names or email may be rejected.

Real Name:

Real Email: (will not be shown)

Message: (stay on topic)

Sorry, No HTML

Important! Please type Security Image here:

« Home