Articles

Misteri Pesawat Hilang

Perspektif Online
09 January 2007

Sudah delapan hari pesawat Adam Air hilang di udara, dan belum ada tanda-tanda dimana pesawat itu berada. Yang ada adalah keterangan awal yang memalukan, sebab baik Menteri maupun Presiden memberikan pernyataan salah. Tentunya ini adalah tragedi, dan tidak ada yang bisa menghilangkan kesedihan hilangnya sanak saudara. Tapi dibalik itu kita gemas dengan mismanagement, baik sekarang maupun pada kondisi yang mendahului kecelakaan ini. Mungkin saja kecelakaan terjadi karena faktor keamanan yang kurang, mungkin juga tidak. Terus pada kondisi sekarang apakah sudah benar, pembagian antara musibah udara ini dengan musibah laut Senopati Nusantara.

Perlu waktu lama untuk membongkar teka-teki ini. Tapi kita bisa mencari pertanyaan yang tepat. Semula mau dibahas di Wimar's World, tapi tamunya nggak ada yang bisa datang untuk membahas. Jadi kita bahasa saja di sini.

Adam Air Condolences

 

Kasus Adam Air Perlihatkan Kerancuan

Oleh Hayat Mansur

Kasus Adam Air menunjukkan kerancuan. Menteri Perhubungan yang tidak bisa bekerja dan telah melakukan kebohongan publik, tetap dibiarkan berkiprah. Ketua DPR yang harusnya menyalurkan  keresahan publik, lebih banyak fokus ke masalah lain.

Kasus penyebab kecelakaan pesawat Adam Air Boeing 737-400 dengan nomor penerbangan KI 574 hingga kini memang belum diketahui. Tapi yang pasti dalam kasus ini Menteri Perhubungan Hatta Rajasa adalah pejabat negara yang paling bertanggung jawab terhadap kecelakaan tersebut, diluar maskapai penerbangan itu sendiri. Menhub bertanggung jawab menghindari berbagai kecelakaan transportasi belakangan ini termasuk tenggelamnya kapal Senopati Nusantara. Karena itu pencopotannya selaku menteri adalah suatu keharusan, selain penghentian Menko Kesra yang  terlilit konflik kepentingan kasus lumpur Sidoardjo. 

Ini beberapa highlight mismanagement dalam kasus Adam Air:

  • Manajemen transportasi begitu buruk sehingga pilot Adam Air nekat berangkat dan otoritas Bandara Juanda membiarkan pesawat itu melangit.
  • Banyak sekali laporan bahwa Departemen Perhubungan selaku lembaga yang mengawasi kelaikan terbang pesawat tutup mata terhadap maskapai penerbangan yang tak serius merawat pesawatnya.
  • Menyampaikan kebohongan publik dengan menyampaikan berita mengenai penemuan pesawat hilang Adam Air.
  • Membiarkan radar penangkap pancaran sinyal darurat yang dikenal sebagai Emergency Locator Beacon-Aircraft atau ELBA yang berada di Cengkareng, Jakarta, tetap rusak sehingga pencarian pesawat berlarut-larut.

Silahkan tambahkan jika Anda memiliki informasi lainnya.

Berdasarkan hal tersebut, SBY sudah sewajarnya mencopot Hatta sebagai Menhub. Dua tahun masa yang cukup untuk menilai seorang menterei apakah mempunyai kemampuan memimpin suatu departemen. Apalagi jabatan menteri sepenuhnya ditentukan oleh presiden.

Namun sayang, SBY masih belum punya ‘nyali’ mencopot Hatta yang menjadi salah satu duri dalam pemerintahannya tersebut. Seperti biasa, SBY hanya membentuk Tim, kali ini bernama Tim Nasional Evaluasi Transportasi. Kalau begitu apakah kita bisa mengharapkan Hatta punya kesadaran sendiri untuk mundur. Tampaknya tidak. Saat berkembang desakan agar dirinya mundur, Hatta hanya mengatakan, "Jabatan itu amanah. Apakah kita besok bisa bangun pagi pun saya tak tahu." Waktu Aburizal Bakrie diminta mundur, jurubicara Presiden mengatakan, "Itu terserah beliau."

 

Sayang sekali, topik ini batal muncul di Wimar's World.
Jadi kami tanya anda:
 apa yang harus dilakukan dalam kasus ini?

Print article only

29 Comments:

  1. From anton on 09 January 2007 17:58:05 WIB
    Dulu pernah ada yang bilang di situ katanya ada medan magnetik yang sangat kuat seperti di segitiga Bermuda...saya dibilanginnya pas masih kecil waktu Tampomas tenggelam dan ada pesawat hilang di Masalembo trus pernah ada filmnya yang maen Mak Wok...

    ANTON
  2. From klubanbayem on 10 January 2007 12:01:21 WIB
    kacau.kacau.kacau.bagaimana mungkin itu terjadi di sebuah negeri yang katanya untaian zamrut katulistiwa?di sebuah negeri yang kata guru sd saya negeri yang kaya sumber alam mineral dsb dsbnya?masa sih 200 juta orang diurus oleh pemerintahan yang isinya jenis manusia-manusia kacau seperti ini?masihkah kita mau menggunakan kata-kata 'musibah'?sorry bang Wimar ,komentar saya kacau,abis ngga tahu apa yang mesti saya komentari tentang kacaunya management pemerintahan negara 200 juta jiwa ini.menteri-menteri itu nggak kenal malu.
  3. From Aruwat Effendy Marbun on 10 January 2007 14:53:09 WIB
    Sebaiknya semuanya kita serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, berdoa dan patuhi perintahNYa, bukan mencari siapa yang salah dan siapa yang benar karena pada akhirnya semuanya akan berakhir juga. Musibah Adam Air merupakan tanggungjawab pemerintah dan semua orang, orang-orang yang secara tidak langsung dengan peristiwa nahas itu, pun sebaiknya mengundurkan diri dan memperbaikinya di masa yang akan datang sehingga tidak terulang kejadian yang sama. Banyak-banyaklah beribadah bukan carilah Tuhan bukan paranormal atau apalah sebutannya.
  4. From Larry on 10 January 2007 16:10:12 WIB
    Pecat Hatta TITIK
  5. From redy on 10 January 2007 16:11:39 WIB
    Maskapai penerbangan komersial kita terjebak jargon sarkatis "tiketnya murah kok pengen selamet". Dan, sedihnya, kita seringkali jadi kerumunan tak berdaya. Sikap yang mesti diambil (1) tuntut pemerintah untuk lebih ketat mengawasi maskapai yang ga bener kalau perlu cabut izinnya dan jika tidak berani--copot menteri dan dirjennya; (2) bagi masyarakat, boikot maskapai yang bermasalah; (3) bagi LSM konsumen--mari advokasi tidak hanya yuridis, tapi juga sebarkan informasi memilih maskapai yang benar dan pendidikan konsumen kritis dan (4) bagi pa wimar--yang baik--jangan menyesal sulit menghadirkan pembicara soal penerbangan karena mereka (tidak semua)sedang terjerat lingkaran busuk corporate penerbangan yang buruk. Buat pa pilot, ayo lebih berani menolak hal ga benar, Tuhan bersama kita.
  6. From ORANGCIK on 10 January 2007 16:42:03 WIB
    Ya itu adalah contoh buruk dari orang2 Indonesia buat bangsa kita, Jadi kita semua jangan menirunya ke depan hari kalau punya wewenang. Kalau gak didik anak kita jangan sampai kayak gitu gak berjiwa besar, pengecut dan sifat jelek lainnya. Pemilu depan pilih partai dan presiden yang lebih baik lagi. atau boikot pemilu dan parpolnya , biar rakyat yang mimpin.
    Saya yakin masih banyak orang Indonesia yang baik. Jadi kalau nanti ganti presiden dan MPR ada baiknya ganti juga tuh pegawai negeri yang doyannya korupsi melulu dari atasan sampai bawahan
  7. From cotto sousa on 10 January 2007 17:11:48 WIB
    pencarian yang begitu lama, merupakan sebuah terror tehadap perusahan penerbagan swasta, sebab mungkin saja karena perusahaan pemerintaha kalah bersaing dalam hal harga tiket, apa boleh buat ga ada pilihan lain selain mempertaruhkan nyawa untuk bisa menikmati fasilitas transportasi yang elit seperti pesawat terbang. itu resiko orang miskin yang tidak pernah di perhatikan pemerintah, semoga kita bisa merubahnya di masa depan.
  8. From Donnadonnadonnadon on 11 January 2007 00:41:20 WIB
    INGAT!! Jangan mempublikasikan kabar yang belum jelas hingga menimbulkan harapan bagi keluarga yang sedang berduka.
    WW... kayaxnya, Management maskapai MAS ADAM air itu perlu PR Consultant dyeh... Biar bisa menjamu keluarga korban dengan baik-dengan protokoler ala PR, memberikan pernyataan yang oke dan based on fact namun tidak asal-asalan dan akhirnya memulihkan citranya menjadi lebih baik.

    Tapi di belakang semua itu, mari rame-rame tingkatkan pelayanan, termasuk keamanan. KENAPA BEBERAPA (atau mungkin hampir semua)PENGUSAHA MENJADI DEMIKIAN PERHITUNGAN AKHIR-AKHIR INI???????
  9. From galar asmoro on 11 January 2007 10:14:58 WIB
    wah ada kabar baru tuh kalo ada bagian pesawat yang dah ketemu ya walopun itu masih diragukan, Alhamdulialah...karena yang telah lama di cari dah ketemu....ya moga-moga aja..ini kejadian untuk terakhir kalinya, mungkin ini adalah teguran supaya baik maskapai penerbangan, dinas perhubungan dan instansi yang terkait agar lebih perhatian terhadap keselamatan para penumpangan, karena mereka bukan barang (tau..ngk....), mereka itu juga manusia yang punya nyawa...makanya jangan hanya uang aja yang di pentingin....ingat bahwa ada surga dan neraka yang sudah menanti...(ingat pak,..pilih mana itu)...thx
  10. From Wayan on 11 January 2007 10:15:01 WIB
    Kebijakan pemerintah mengenai open sky membuat tumbuh banyak airline baru di indonesia. Hal ini memang menguntungkan konsumen shg bisa mendapatkan tiket yang murah. Namun kebijakan ini harus juga didukung dgn kebijakan control yg kuat oleh pemerintah (DSKU), sehingga airline baru tsb tidak bisa melakukan manipulasi yg menyebabkan aspek safety diabaikan oleh maskapai guna menghemat biaya. Biaya untuk safety adalah mahal, sehingga untuk mempertahankan tiket murah, airline melakukan efisiensi thd biaya safety dan mengabaikan safety. Bukti safety telah diabaikan adalah telah terjadi beberapa kali accident pada maskapai baru seperti Lion Air, Adam Air, Batavia. Untuk itu pemerintah harus segera mengevaluasi kinerja DSKU apalagi banyak media mengungkapkan ditengarai isu suap melanda DSKU yg bertujuan untuk meminimalisir cost maskapai terhadap operasi, maintenance dan spare part yg merupakan kunci safety dalam bisnis penerbangan. Saya yakin dengan kontrol yg ketat dan benar sesuai prosedur internasional, tingkat kecelakaan pasti dapat diminimalisir dan saya yakin ke depan tidak akan ada berita lagi dengan judul Misteri Pesawat Hilang. Semoga !!!
  11. From berlin simarmata on 11 January 2007 14:47:36 WIB
    hebat sekali kalau sby berani memecat hatta rajasa,kan beliau kawan mesranya sb,sutrisno bachir,yg sering datang ke istana,sambil bawa dagangan batik pekalongan,terus memberi keterangan pers,sebagai tanda bahwa ia sudah bicara serius dengan sang presiden.orang pekalongan ini paling sering bicara resuffle kabinet dengan embel-embel,menteri pan,aman,maka hatta pun aman saja.paling-paling nanti menjelang tahun 2009 akan banyak menteri mundur,untuk menghilangkan jejak,agar semuanya kegagalan itu menjadi tanggung jawab sby.tapi sbypun sudah menyiapkan senjata pamungkas,pak sudi siap untuk menjawab,semua target tercapai,karena berbohong itu soal biasa.
  12. From alnesputra on 11 January 2007 19:35:46 WIB
    Efisiensi dalam rangka penghematan TIDAK PERNAH BOLEH dilakukan kepada sistem maintainence pesawat!




  13. From angga on 11 January 2007 22:08:05 WIB
    kinerja menhub perlu dikaji, mungkin juga belaiu salah satu duri yang harus dicabut dari KIB, dari dulu gak ada perubahan, setiap hari amsih ada saja orang yang meninggal tersangkut kabel listrik KRL, rel2 kreta sering anjlok, kemacetan gak ada selesainya, dan masih buanyak lagi. sebagai konsumen bisa saja kita berikan sanksi moral dengan tidak lagi memakai maskapai bercitra buruk dan sering melalaikan standar keamanan dan perawatan pesawat2 mereka, tapi di lain sisi saya juga penikmat tiket ekonomis di tengah desakan ekonomi yang belum bersahabat untuk membeli tiket di maskapai yang cukup bersih dari kasus2 transportasi,,, rasanya kalau ada yang murah???? tapi nyawa taruhanya,, rasanya rasa aman itu belum terasa di dalam diri saya dalam berbagai hal,, sikap kritis dalam memilih mungkin bisa menhindarkan diri kita dari hal2 yang tidak diinginkan. bung hatta semoga legowo untuk mundur, kalau bisa diikuti duri2 yang lain,,, di jajaran menko mungkin,,,
  14. From japri on 12 January 2007 14:56:55 WIB
    Mudah mudahan dengan ditemukan pesawat ini kita bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai kenapa pesawat ini bisa jatuh.

    Informasi ini cukup penting jangan spt sekarang semua sudah cepat cepat mengeluarkan argumennya sebelum fakta berbicara.

    Disamping itu seharusnya menteri perhubungan mengeluarkan peraturan mengenai berapa usia dan jam terbang pesawat yang layak untuk terbang karena saat ini banyak pesawat di Indonesia yang sudah berumur lanjut dan jam terbang yang panjang tanpa.

    Tanpa hal ini maka kejadian kecelakaan pesawat mungkin akan terulang kembali
  15. From esti on 12 January 2007 15:43:39 WIB
    Soal kecelakan pesawat ya sudah lah mo dibilang musibah akhibat kelalaian ya harus dibuktikan.
    TAPI !!!!! yang perlu ditindak adalah "bagaimana informasi yang belum jelas bisa-bisanya keluar dari pihak-pihak yang seharusnya sangat bertangung jawab", menurut gw ini gila banget. Mas...pak...bu...mbak..... misinformasi ini yang secara tepat didifinisikan sebagai "kebohongan publik" harus kita angkat dan gugat dan orang-orang yang terlibat adalah orang yang tidak boleh kita beri kepercayaan lagi, tidak layak menjabat jabatan apapun yang berkaitan dengan publik. duh gusti amit...amit
  16. From James on 17 January 2007 12:08:16 WIB
    Namanya kecelakaan tidak ada yang bisa mengelak, walau pesawatnya bila gress baru jika harus terjadi kecelakaan yah terjadilah. Pemerintah sby hrs membenahi sangat banyak benang kusut yg ditinggalkan pem sebelumnya, anehnya sby dapat bonus musibah demi musibah yg tiada hentinya. Pasti sby-kalla telah melakukan sesuatu dan otomatis bangsa indonesia juga telah melakukan sesuatu yg besar (NEGATIP) sehingga Tuhan mengijinkan semuanya ini terjadi. Berita di Indonesia bahkan di luar negripun bernuansa politik yg tentunya bohong itu merupakan bumbu penyedap. Sudah sewajarnya Menhub dan menko-kesra mundur dari jabatan. Meminta ampun, berdoa dan berpuasa kemungkinan besar Tuhan memulihkan bangsa dan negara kita dari keterpurukan moral.
  17. From Budy on 21 January 2007 21:02:02 WIB
    Menurut saya dalam kecelakaan pesawat ini tidak ada yang salah, jadi kita tita semua tidak boleh saling menyalahkan satu dengan yang lain, saya melihat disini orang-orang dominan menyalahkan mentri perhubungan, seorang mentri itu tidak mungkin mengkoordinasi semua masalah itu sekaligus, jadi saya mengambil kesimpulan bahwa ini merupakan cobaan dari Allah SWT, dan ini merupakan peringatan bagi kita semua terutama bangsa Indonesia, mungkin kita sudah keenakan dengan surga Dunia sehingga kita lupa akan patuh perintah Allah SWT. jadi kita harus jadikan ini sebagai salah satu pelajaran hidup, mari mulai dari sekarang kita bertaubat kepada Allah SWT. By Boedy
  18. From keple on 25 January 2007 09:43:58 WIB
    menurut saya adam air hilang karena sebuah propaganda.
  19. From Denny69 on 31 January 2007 16:46:58 WIB
    Busuk...
  20. From pasha on 03 February 2007 21:52:36 WIB
    Saya merasa perihatin dengan adanya musibah demi musibah yang terjadi di bumi indonesia untuk itu kita sebagi manusia yang di ciptakan untuk menjaga alam ini malah merusaknya.ADAM AIR sudah sebulan lebih belum ada kabar bagaimana dengan sistem yang ada di jalur lintas udara sampai signal pesawat hilang tidak ketahuan JANGAN TIDUR DOONG!!!!! kalau lagi tugas.Tolong untuk menteri perhubunagn agar diperhatiakan tugas-tugas yang memantow jalannya operasinal lalu lintas udara agar tidak terulang kembali kejadian ini.
  21. From lily on 07 February 2007 02:03:47 WIB
    Indonesa...Indonesa...
    Masih saja "oke" kalo di dongeng cerita bermuda dan 1001 malam. Warga nya dibuat pasif alias melongo terus, yang pinter ngibul tambah jago bikin pusing orang awam tujuh keliling.

    Pesawat-2 di indo itu kan jauhhhhhh dari yg namanya sistem keselamatan kecuali yg emang sdh punya nama. la wong...pesawat nya juga lama, penuh tambal sana sini. Yang diperbagus dan diperbaiki terus malah seragam buat pramugarinya. Semakin mini, semakin ahoy....
    Mana passenger tahu kalo pesawat nya jauh dari perawatan.

    Pilot nya juga careless gitu, susah kalo jadi pilot tapi arogant.

    Jika tidak dirubah, ya akan terus banyak kecelakaan.

    Kalau menteri perhubungan saja tidak mau turun tangan atau kurang knowledge nya, yah...Pak presiden kali mau peduli. Jika tak ada lagi yang mau perduli untuk hal-2 tersebut, yah...mau apa???????

  22. From jysie on 01 March 2007 09:15:34 WIB
    sby cuma ngomonngya yang gede buktinya apa yan g bisa dia lakukan ?
  23. From qoqom on 05 March 2007 12:56:14 WIB
    kasihan indonesia ku.
    kayaknya.............Adam Air ada di awang-awang deh!
  24. From Vieny on 14 March 2007 15:59:47 WIB
    wah jujur jadi ngeri klo mo pergi2,...
    apalagi ramalan "mama laurent"
    bakal ada kecelakaan transportasi di ind lagi...
    apa ya yang bisa dibanggain indonesia?
    capek deeh...
  25. From mas pur on 19 March 2007 21:55:41 WIB
    masyarakat indonesia jangan berpikiran yang aneh-aneh terhadap kecelakaan-kecelakaan pesawat akhir-akhir ini. karena pada dasarnya itu semua merupakan musibah (takdir) dari sang Ilahi.
    kita hanya bisa pasrah !!!
    selanjutnya kita juga mesti meningkatkan ketaqwaan pada Allah SWT.
    mengenai tekanan atau opini publik mengenai pemecatan beberapa pejabat dalam institusi terkait bukanlah merupakan solusi terbaik, karena belum tentu bila pejabat tersebut diganti tidak akan terjadi kecelakaan lagi.
  26. From Zainul on 22 September 2007 22:40:12 WIB
    Saya sangat prihatin dengan sering terjadinya kecelakaan pesawat terbang di negara kita( indonesia).menurut saya pemerintah belum bertindak tegas kpda perusahaan penerbangabn yg tdk memenuhi kelaikan udara, misalnya mantenence yg krang perhatian pda pesbang dan standarisasi kelaikan kecakapan personil awak pesawat. Tolong bagi yg berkewajiban menangani sistem kelaikan udara jgn menutup mata bertindak tegaslah agar penerbangan di indonesia bsa kenmbali pulih mengibar di angkasa. makasih.
  27. From otong on 07 April 2008 07:43:44 WIB
    DEPARTEMEN PERHUBUNGAN, menutup mata dan tidak bekerja apa bedanya? tolong dijawab.
    Nyawa manusia di INDONESIA tercinta ini mau disamakan dengan nyawa seekor kucing saja?
  28. From Li@ on 18 March 2009 19:12:35 WIB
    q pnasaran................ crita tntng segitiga bermuda it ada ya?????????? q penasaran bnget ne........tolong dunkzzz loq ad yg tw
    key
  29. From Rivandi on 20 November 2010 22:39:53 WIB
    hmm,

Add Your Comment

Comments with fake names or email may be rejected.

Real Name:

Real Email: (will not be shown)

Message: (stay on topic)

Sorry, No HTML

Important! Please type Security Image here:

« Home