Biar saja, Golkar mau apa - SBY lanjutkan!!
15 July 2009
oleh: Wimar Witoelar
Katanya Golkar ingin memutuskan apakah mau jadi oposisi atau masuk pemerintah
Triple-A memang sudah lama melakukan maneuver untuk menjebloskan JK, sejak mulai JK secara naif mencalonkan diri. Selain menjebloskan, juga mendukung kampanye SBY. Jadi apakah Triple-A harus dikasih reward?
Mudah-mudahan SBY ingat bahwa salah satu hal yang menurunkan kredibilitas SBY-1 (2004-2009) adalah bahwa ia dibiayai ARB dan menjadikan ARB bersama Jk patron untuk KKN yang menggerogoti negara. Malah di-drag kedalam lumpur Lapindo dan hampir dihancurkan Bursa Efeknya kalau nda dijaga Sri Mulyani.
"Those days are over," kalau memakai kata-kata Barack Obama. Dengan memilih Boediono, SBY mengatakan kepada kita, sudahlah kerja yang baik, jangan akal-akalan KKN lagi.
Pemberantasan korupsi dan konflik kepentingan menjadi tema kampanye SBY-Boediono. SBY menunjukkan niat, Boediono menunjukkan bukti sebagai penjaga pemerintahan bersih.
Kita tidak menuduh Triple-A berniat membuat mesin korupsi baru, tapi kita ingat ucapan Aburizal Bakrie bahwa setelah turun dari kabinet dia ingin mengabdikan diri untuk kegiatan amal. Silakan dia membuat Golkar menjadi organisasi amal, pasti banyak uangnya kalau uang pribadi dipakai kegiatan amal. Dan tidak perlu ada yang duduk di Kabinet.
Apakah Triple-A membantu kampanye SBY dengan uang? Ga tau lah, tapi yang pasti dengan dukungan suara sampai Golkar gembos dari 14% menjadi kurang dari 7%.
Lagian nggak penting apa yang dilakukan ARB untuk mendukung SBY. Itu hak dia. Sekarang harapan kita pada SBY untuk tidak memberikan reward jabatan pada dia. 60% plus rakyat Indonesia juga mendukung SBY, tapi tidak ada yang harus diberi jabatan pemerintahan hanya karena mendukung.
Kata orang Triple-A , oposisi bukan dalam kultur Golkar, karena selalu masuk pemerintah. Ya iya lah, karena dulu menang Pemilu karena didukung Pak Harto. Setelah Pak Harto turun, Golkar menurun terus menjadi "The Incredible Shrinking Party".
Biar aja nggak usah kasihan sama Triple-A, kan orang-orangnya sudah sangat kaya, terkaya di Indoensia. Biar ARB kecele, udah cape2 dukung SBY tidak dapat reward. Rewardnya udah duluan, udah untung mereka lolos dari penjara - PHEW
kalau kata orang TV: " Mana ada tuh kultur partai selalu di pemerintahan. Ilmu partai cuman satu: kalau menang masuk pemerintahan. kalau kalah jadi oposisi." Atau bubar :)



26 Comments: