Articles

Konflik antar negara Arab: Mesir serang Iran

Reuters
28 January 2009

Banyak yang tidak tahu bahwa negara Arab tidak satu dalam dukungan terhadap Hamas. Ini contoh perkembangan terakhir, dari Reuters. Mesir berada di sisi moderat dan tidak mendukung tindakan Hamas, Hezbollah (Lebanon) dan Iran. Tapi Mesir juga menentang Qatar yang dituduh sombong karena punya saluran TV Al-Jazeera. Mesir dan Arab Saudi di satu pihak baru menyelesaikan pertemuan rekonsiliasi dengan Qatar dan Syria ... baca selanjutnya. Mungkin berguna, kalau anda bukan ahli Timur Tengah.

Egypt attacks Iran and allies in Arab world
Wed Jan 28, 2009

CAIRO (Reuters) - Egypt aired its grievances against Iran, the Palestinian Islamist movement Hamas and the Lebanese Shi'ite group Hezbollah, saying they worked together in the fighting over Gaza to provoke conflict in the Middle East.

"(They tried) to turn the region to confrontation in the interest of Iran, which is trying to use its cards to escape Western pressure ... on the nuclear file," Foreign Minister Ahmed Aboul Gheit said in an interview with Orbit satellite channel broadcast Wednesday.

AhmedAboulGheit.jpg

Egypt's Foreign Minister Ahmed Aboul Gheit

Aboul Gheit also said that Egypt undermined Qatar's attempts to arrange a formal Arab summit on Gaza earlier this month, arguing that it would have damaged "joint Arab action."

"Egypt made the summit fail... This summit, if it had taken place as an Arab summit with a proper quorum, would have damaged joint Arab action. We can see what others do not see," he said.

The interview was broadcast Tuesday evening and Wednesday morning and the state news agency MENA carried excerpts.

The comments are the first acknowledgement by Egypt that it actively sought to prevent the Doha summit on January 16, which was the subject of a bitter tug-of-war between rival Arab states.

It also indicated that a reconciliation meeting in Kuwait last week between Egypt and Saudi Arabia on one hand, and Qatar and Syria on the other, had only a short-term effect.

Qatar failed to win enough support to hold a formal Arab League summit on Gaza but it went ahead anyway with an informal consultative meeting of Arab leaders.

The wrangling reflected deep divisions between Arab governments. On one side Saudi Arabia and Egypt, wary of the Islamist group Hamas in Gaza, favored discussing Gaza at a separate economic summit in Kuwait a few days later.

Diplomats say Egypt resents the Qatari challenge to its traditional role as leading Arab mediator and dislikes the influence of the satellite television channel Al Jazeera, which is based in Doha and owned by the Qatari government.

"Some people imagined that a satellite channel could bring down the Egyptian state, without realizing that Egypt is much stronger than that," Aboul Gheit said.

"Egypt is very big and has extensive influence despite attempts to influence this stance and role, whether in the Al Jazeera channel or other channels," he added.

The Egyptian minister also criticized Hamas for what he called its coup against the forces of the Palestinian Authority in the Gaza Strip in 2007.

(Writing by Jonathan Wright; Editing by Samia Nakhoul)

Print article only

17 Comments:

  1. From riris on 29 January 2009 09:20:16 WIB
    Akhirnya Perspektif memuat artikel tentang konflik Arab-Israel. Sebetulnya saya tunggu waktu konflik di Gaza mulai memanas. Tapi tak ada satu pun ulasan tentang itu.
    Hari ini pas saya buka, ada dua artikel. Terimakasih. Setidaknya lebih banyak pandangan, lebih membuka wawasan tentang konflik ruwet, kompleks, yg tak berkesudahan itu.
  2. From Arie on 29 January 2009 11:33:43 WIB
    Mr Obama, you said 'In my inauguration speech, I spoke about: You will be judged on what you've built, not what you've destroyed. And what they've been doing is destroying things. And over time, I think the Muslim world has recognized that that path is leading no place, except more death and destruction.'

    WHY only to the muslim world, are you closing your eyes over what Israel did in Lebanon, Gaza?

    If you dare to say the same thing to Israel, the ARAB world will unite for you.. Don't tried to be Moses, remember, even he (Moses) was betrayed.
  3. From prayoga permana on 30 January 2009 10:26:55 WIB
    ga salah lagi, israel kuat bukan hanya karena dukungan barat. tapi juga karena negara-negara arab yang nggak pernah bersatu
  4. From Mega on 30 January 2009 11:08:34 WIB
    Dengan dimuatnya artikel mengenai konflik Israel - Gaza ini jadi sedikit meluruskan pandangan saya mengenai mesir akan dukungannya terhadap israel, menyangkut berita yg akhir-akhir ini dimuat diberbagai media yang agak kurang relevan.

    Semoga saja krisis kemanusiaan yang turut mewarnai krisis global dunia ini segera terselesaikan. Amin..

    Terima kasih om wimar..
  5. From prima on 30 January 2009 18:01:30 WIB
    Terima Kasih atas ulasan yang ditampilkan..

    Saya sedang mencari bahan artikel yang berhubungan dengan konflik, sekarang saya sudah terbantu,,

    Terima Kasih..
  6. From Chandra on 30 January 2009 23:13:17 WIB
    Memang dari dulu dunia Arab tidak pernah satu. Ada pepatah yang mengatakan, satu2nya hal yang disetujui oleh semua negara Arab adalah mereka setuju untuk tidak pernah setuju. Sejak Gamal Abdel Nasser tumbang, Mesir makin melarat dan tergantung pada bantuan Amerika. Setiap tahun Amerika meneteki Mesir $3,4 Milyar, bantuan Amerika kedua terbesar setelah Israel.Ini salah satu sebab mengapa perbatasan Gaza tidak dibuka oleh Mesir. Sebab, $3.4 Milar itu taruhannya. Sebenarnya Mesir dan Saudi Arabia lebih dekat dengan Israel daripada dengan negara2 Arab lainnya. Bukan karena mereka - Mesir, Saudi, Jordania, Emirat, Kuwait- punya common enemy yaitu Muslim Syiah ( baca: Iran dan hezbollah), tapi juga mereka perlu perlindungan Amerika dari unsur2 oposisi seperti Ikhwanul Muslimin, dan kaum liberal yang akhir2 ini makin mengancam kekuasaan diktator mereka. Inilah mutual symbiosis antara Amerika yang punya kepentingan minyak dan disetir oleh lobby Israel dan despot2 Arab. Jadi perpecahan negara2 Arab memang harus dilihat dalam konteks hegemoni Amerika di Timur Tengah. Ujung2nya memang begitu. Obama? Mungkin banyak yang akan berubah di Amerika, tapi penindasan di Palestina akan tetap langgeng sampai orang2 Arab bisa menumbangkan rezim diktator yang korup dan menegakkan demokrasi.
  7. From Panji on 31 January 2009 04:47:03 WIB
    Benar kata teman saya yang pernah bertugas sebagai tenaga medis di Arab Saudi selama tiga tahun. Ia menyaksikan dan merasakan sendiri betapa sombong dan angkuhnya orang Arab terhadap 'orang' dunia luar ('luar' darinegaranya).
    Orang Indonesia yang merasa punya harga diri pasti geram mendengar berita-berita tentang nasib para TKW Indonesia yang bekerja di Arab Saudi : ada yang gajinya tidak dibayar, ada yang babak-belur dipukuli majikan, ada yang dihamili, dan lain-lain...
    Meskipun dua agama besar 'diturunkan' di jazirah Arab, tapi akhlak mereka tidak mencerminkan sunah nabi Muhammad s.a.w. : (Kata nabi) "Aku diutus ke dunia ini untuk menyempurnakan akhlak manusia".
    Barangkali juga mereka sudah lupa pada sejarah "tanah haram", sehingga mereka merasa tidak perlu mempertahankannya ???
    Jika mereka ingat atau mengerti "sejarah yahudi dan tanah haram" maka mereka tak perlu memandang Hamas atau lainnya, ya 'kan ???
    (Salam kenal untuk semua 'komentator'. Silahkan berkunjung ke blog saya, http://power-panji.blogspot.com dan http://crazyidea-panji.blogspot.com )
  8. From Arie on 04 February 2009 03:39:56 WIB
    U.S. image
    The Muslim leaders regretted that a large part of the injustices in the world today was either perpetuated or ignored by the U.S.

    "Although America is the country which calls for freedom and respect of human rights more than any other country in the world, we believe that the governments of America, in practice, are the ones which violate the human rights most, and confiscating others’ freedom," they said.

    "Furthermore, it has shown the lion's share in supporting dictatorial regimes, conspiring against growing democracies, planning military coups, and disregarding the international organizations."

    The letter warned that attempts to impose an American model by force and pressure would only backfire.

    "The first affected by this method is America itself."

    America's image across the world has been severely battered during the eight-year presidency of Obama's predecessor George Bush.

    Bush's so-called war on terror, a series of detainees' abuse scandals in Afghanistan, Iraq and the notorious Guantanamo detention center also fanned anti-Americanism across the globe, especially in Muslim countries.

    The Muslim leaders urged Obama to ensure that the U.S., under his administration, would seriously reconsider its approach in dealing with the world.

    "However, this stance requires a type of courage of the American leadership that transcends above personal and party interests.

    "Will you be a man of ethics and principles and dreams as you promised your people and the world?"

    http://islamonline.com/
  9. From aisyah on 17 March 2009 15:49:02 WIB
    alhamdulillah akhirnya saya bisa selesaikan tugas saya untuk mencari artikel-artikel yang saya butuhkan..
    terima kasih banyak...
  10. From yanto yulio on 25 May 2009 21:36:28 WIB
    negara2 arab/timurtengahhrsnya bersatu
  11. From ryan on 29 July 2009 23:12:16 WIB
    Konflik yg terjadi di timur tengah,slalu tiada henti!!!
    itu kata2 kbanyakan orng di dunia ini.yah I thing so,!!
    aku yakin jika Iran,Iraq,bisa bergabung, pasti Israel akan kalah!Menurut saya Arab saudi selalu hormat pada Amerika??
    Gk perlu tuch hormat segitunya jika negara tetangga sedang dijajah oleh Amerika
  12. From Sam Ragil on 09 June 2010 07:18:16 WIB
    Konflik ada di mana2. Yang terdekat ada di setiap rumah dan di dalam hati qta. Mengagumi negara2 ciptaan Tuhan, mencintai semua orang dari segala bangsa adalah hak kita yang paling mendasar. Selama saya hidup, blom lama ini aja baru denger, ada orang sedemikian somse dan jumawanya. Konon dia akan menghilangkan suat negara dari peta dunia dan bahwa genoside yang dilakukan suatu bangsa di Eropah pada tahun 194o an itu hanya dongeng belaka ? ! Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan. Ingat wekasan orang tua : Sing eling lan waspodo, ojo dumeh. Stay cool. Yang penting : heppii, . . . broer !
  13. From medi on 09 June 2010 09:10:52 WIB
    negara mesir itu sudah di kuasai oleh israel ( yahudi )
    sedangkan palestina adalah suatu kawasan atau negara yang menghalangi penyatuan israel dan mesir dikarenakan mesir waktu dahulunya punya sejarah panjang dengan orang atau bani israel,kalau palestina dapat diambil oleh israel maka tercapailah impian orang2 israel atau yahudi dengan negara israel rayanya. yang menguasai jalur perdagangan dan jalur minyak melalui terusan suez.
    harusnya orang2 arab (islam ) harus mengerti ini. jangan mau di iming2ngi oleh israel dan barat serta amerika dengan dalih bantuan dan transfer teknologi, contohlah iran tidak tergantung oleh barat ataupun amerika untuk kebutuhan tecnologinya dan militernya sukses mengembangkan kemampuan yang dimiliki oleh ahli2 dalam negerinya sendiri.
  14. From Mr.Nunusaku on 28 July 2010 17:24:47 WIB
    Kalau Arab Saudi dan Mesir dapat dikuasai oleh Israel,
    berarti Zionis sangat hebat bisa menundukkan keturunan Muhammad. Saya beri contoh begitu hebatnya intelejen Zionis dapat membunuh Profesur ahli nuklir Iran (Prof.Ali Mohammadi) didalam negei Iran, ini kan luar biasa.

    Islam harus banyak belajar tentang kemampuan Zionis, apalagi kata presiden Iran, Mahmoud Ahmadinejad ingin menhapuskan Israel dari petah dunia. Zionis anggap anjing menggogong kafilah Israel tetap masuk kenegeri islam Iran.

    Kita sekarang tinggal menunggu waktu perang dunia ke 3 akan meletus, peperangan Zionis akan menyerang nukelir islam Iran. Dunia nanti akan terkejut melihat kemampuan Zionis seperti perang enam hari Israel melawan sekutu Arab akhirnya Naser geok juga.
  15. From north mollucas on 02 December 2011 11:52:38 WIB
    Mr.Nunusaku
    Iran itu tak akan gentar dengan kecaman2 dari Israel, AS, dkk.... buktinya sampai sekarang mereka tidak berani dengan nyata untuk memboikot iran, selama 30 tahun lebih iran d embargo sama AS pun tidak ada ngaruhnya sama sekali ke iran,, malahan iran makin mandiri dan kuat di bidang pertahan militer dan ketahanan pangan...... dan ketaHUILAH KAMU iSLAM bukan agama yg d sebarkan dengan kekerasan, penyiksaan, dan penjajahan... DAN BUKAN AGAMA SAMAWI YG SUDAH DI OTAK- ATIK oleh manusia2 serakah untuk menguasai dunia....
    dan ingatlah Mr. NUNUSAKU ketika perang akhir zaman nanti,, bukan Islam iran saja yg akan membinasakan ZIONIS ISRAEL dkk nya tetapi islam d seluruh dunia.... saat ini belum terjadi apa-apa...

    iran juga bukan seperti amerika serikat yg suka menfitnah contohnya kasus senjata pemusna masal di irak,, cuman gara-gara udah tidak mau di jual minyaknya ke AS.... kasus AL-qaeda karangan amerika sama OSSAMa bin laden..... yg nyatanya Ossama adalah orang arab antek2 AS untuk menghancurkan citra islam dan mengatakan islam adalah teroris.......

    dan ketahuilah kamu Mr Nunusaku,, biar kamu membela zionis dkk kayak gimna juga kmu tdk akan d samakan derajat kmu dengan mereka.... kmu itu tetap di anggap oleh mereka Ras yg tdk berhasil ber evolusi.. dan masi setarah dengan Binatang....
  16. From yasha ar on 25 December 2011 19:32:03 WIB
    ya benar islam tinggal menunggu waktu saja untuk perang dunia
    ketiga ..dan pada saat itu kaum muslimin akan membebaskan tanah palestina ;'
    dan setelah itu waktu yang telah allah janjikan akan semakin dekat yakni akhir dunia (KIAMAT)
    saat itu ISA ALMASIH as putra MARYAM akan allah turunkan ke dunia untuk menghancurkan fitnah (salib)dan meneruskan ajaran nabi muhammad saw (ISLAM ) dan setelah kehidupan dunia ini berakhir kita akan lihat siapa yang berada dalam kegelapan atau dalam cahaya kebenaran (i***M)
  17. From iyrul abadi on 09 March 2012 16:50:43 WIB
    alhamdulillah saya skrg ad dpulau yg penuh dgn cahaya nurani dn penuh dgn berokah

Add Your Comment

Comments with fake names or email may be rejected.

Real Name:

Real Email: (will not be shown)

Message: (stay on topic)

Sorry, No HTML

Important! Please type Security Image here:

« Home