Articles

  • BAJINGAN lu! Ternyata lu penjilat. Begitu bunyi umpatan dan serapah yang diterima Wimar Witoelar (55) dari sahabatnya ketika ia menerima status resmi baru sebagai Juru Bicara (Jubir) Kepresidenan awal Oktober 2000.Serapah ini dibalas tawa oleh Wimar. Read ›
  • The conflict in Aceh is of a more vertical nature driven by state oppression in the past continuing into the present day, against an independent people who have been deprived culturally, politically and economically. Irian Jaya or West Papua is somewhat similar with different overtones. Now we see violence happening, neighbourhood against neighbourhood; tribe against tribe, as well as school rumbles that started during the Soeharto period. Instances of street violence are becoming competitors for news headlines. I am not an expert on these incidents of horizontal conflict, but I want to discuss how the ordinary people of Indonesia react to this alarming trend, and how they are dealing with it. Read ›
  • ANDAIKATA ini terjadi di Amerika, perkara ini bisa dibawa ke pengadilan. Ada yang namanya Animal Court, yang sering saya tonton di televisi. Pengadilan ini serius, ada hakimnya ada prosedurnya. Kasus yang dibicarakan bermacam-macam melibatkan berbagai binatang. Kadang-kadang ular yang kabur ke rumah orang, burung yang bernyanyi membuat orang tidak bisa tidur, atau transaksi hewan piaraan yang tidak lunas. Jelas kegiatan Chic-Choc merupakan pelanggaran privacy dan kualitas hidup tetangga dengan tanggung jawab penuh pada pihak kami. Rasanya kalau menurut standard Animal Court, kami akan kena denda dan Chic-Choc akan mendapat restraining order, dilarang mendekati rumah tetangga kurang dari 50 meter. Susah juga kalau begitu, karena rumah tetangga dan kami berjarak 0 meter.

    Read ›
  • Tugas para juru bicara ini akan meletakkan dialog antara Presiden dengan masyarakat dalam komunikasi yang jernih. Jadi mereka tidak bertugas mengeluarkan pengumuman resmi dan rutin. Juru bicara juga tidak akan menerjemahkan ucapan Presiden. Juga tidak berarti Presiden harus mengurangi frekuensi pernyatannya. "Kami di sini hanya akan melengkapi pernyataan Presiden, menempatkan ucapannya dalam konteks. Banyak orang tidak mengerti konteks," ujar Wimar. Read ›
  • Bila Soeharto berhasil diadili dan hukum menyatakan dia salah, maka lebih sedikit orang yang akan meneruskan cara-caranya. Akan berkurang orang yang ingin menjadi Ketua Partai dan Ketua DPR dan Ketua Mahkamah Agung dengan dukungan dana dan jaringan Orde Baru. Makin sedikit orang yang bisa dibayar untuk membuat kerusuhan dan perpecahan dan pemboman. Hukuman bagi Soeharto dan para kroni yang menyalahgunakan kekuasaan bukan untuk balas dendam, tetapi untuk mencegah pembenaran cara-cara yang salah. Karena itu tidak heran bila ratusan pendapat bertaburan hari-hari ini mengenai pengadilan Soeharto, dan judul berita koran di seluruh dunia memuat perkembangannya. Tidak perlu kita sebut lagi semua pendapat itu, kecuali barangkali satu.

    Read ›
  • Peristiwa di Atambua adalah versi lain berbagai kerusuhan yang dewasa ini banyak diciptakan pihak Orde Baru, mulai dari kerusuhan Mei 98 di Jakarta. Disini ironi kedudukan Gus Dur. Toleransi untuk sistem lama membuka ruang gerak perusuh. Untuk mengamankan masa depan dalam visi Gus Dur, kita harus minta Gus Dur jangan terlalu santai. Soeharto harus diadili, koruptor tidak boleh dibiarkan. Kita harus menarik garis pemisah tebal terhadap masa lalu. Forum Demokrasi sendiri, salah satu tempat asal Gus Dur, mengatakan demikian. Menurut Fordem kemarin, beredarnya kembali kekuatan politik lama, yakni kekuatan Orde Baru, menghambat proses pertumbuhan demokrasi sekarang ini. Dalam film The Sixth Sense ada anak kecil yang bisa melihat orang mati berkeliaran. Dalam kenyataan kita, semua melihat orang yang mati moral masih merajalela.

    Read ›
  • SATU gajah dewasa beratnya sama dengan 80 orang. Ia makan 160 kg tiap hari (kebanyakan sayur, mungkin karena ingin diet) dan minum 70 liter air (tanpa merk). Banyak juga kelebihannya. Giginya berganti sampai enam kali, makanya tidak ada dokter gigi gajah. Ukuran otaknya empat kali otak manusia. Isinya, atau content menurut istilah website, kita tidak tahu. Tetapi, paling tidak, gajah bukan hanya gemuk. Ia mempunyai citra positif: besar, stabil, sosial, lembut, baik. Dan kata cerita, mempunyai daya ingat yang sangat kuat. Daya ingat sangat diperlukan, bukan hanya oleh gajah. Daya ingat masyarakat kita sangat lemah, sampai-sampai keinginan masyarakat yang begitu mendesak untuk menempatkan mili

    Read ›
  • Akhirnya Pak Harto dibawa ke pengadilan, dengan tuduhan korupsi USD155 juta. Masa hanya segitu? Paling sedikit ada 30 orang kalau hanya mau usut korupsi skala itu. Texmaco, Salim, Bimantara, Humpuss berapa? Kekayaan anak dan kroninya dan menteri dan jendral Orde Baru?

    Read ›
  • Seven years ago Wimar Witoelar became one of then president Suharto's most prominent critics by accidentally stumbling into a career as a television host. He was working as a business consultant when an executive of Indonesia's second largest commercial TV network, SCTV, asked him for some advice on how to financially restructure the channel. "I told him that if you put on a good talk show, like Larry King Live, I'd watch it all the time," recalls Witoelar. Read ›
  • "Apa itu koper Anda?" katanya sambil menunjuk koper abu-abu bertali merah. "Oh ya betul. Kok tahu?" Dengan tangkas Bob menjawab, "Habis menurut komputer saya, hotel memanggil taksi ini untuk mengantar Anda ke bandar udara. Dan karena Anda datang tanpa koper, pasti yang di pintu itu punya Anda."

    Read ›
  • Masyarakat Indonesia sedang lemah, banyak yang mengomel bahwa elite politik ribut melulu, pers terlalu bebas, pakar membingungkan. Padahal bukan itu soalnya. Yang jadi soal, kita lemah dan merasa tidak berdaya. Disiplin sosial, keacuhan dan kroni Soeharto membuat kita lemah. Sementara pemerintah tidak menggunakan kesempatan. Tidak memperbaiki ekonomi, tidak memberi kepemimpinan, terutama tidak menyampaikan isyarat sejuk. Padahal, pada dasarnya tubuh Indonesia ini sangat kuat. Berasal dari keragaman, jati diri yang kuat, memiliki pemikir dan penyair layak untuk negara besar.

    Read ›
  • Becermin, pada sosok Ibu yang sangat disayangi dan dihormatinya, Wimar mengaku tumbuh menjadi seorang pendukung feminisme. Ia bangga karier istrinya bisa berkembang maksimal, juga mendukung semua kegiatannya. Selama tinggal di Amerika, keduanya sama-sama sibuk. Karena tak punya pembantu, Wimar dan Suvat bekerja sama mengerjakan tugas-tugas rumah tangga. Suvat memasak dan menyetrika, Wimar mencuci dan membersihkan rumah. Suvat mengurus asuransi dan berbagai rekening tagihan, Wimar merawat dan memperbaiki peralatan elektronik. "Kan sama-sama capek dan sama-sama cari uang," kata Wimar, enteng. Read ›
  • Tak lama setelah resmi menjadi mahasiswa ITB jurusan elektro, 1963, Wimar bergabung dalam Persatuan Mahasiswa Bandung (PMB). Pada masa-masa itu memang tengah menjamur berbagai organisasi kemahasiswaan. Ada HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), CGMI (Central Gerakan Mahasiswa Indonesia, onderbouw PKI), dan sebagainya. "Saya memilih PMB karena organisasi itu netral," tutur Wimar yang sejak awal enggan terlibat dalam 'perang tanding' antar ideologi, agama, atau kedaerahan. Read ›
  • Sosoknya memang sangat mudah diingat dan pasti menjadi favorit para pelukis karikatur. Tubuh subur, rambut keriting (asli lho, katanya), berkacamata tebal, dan gemar memakai kemeja santai dengan warna dan motif meriah. Kalau tertawa, kedua pipinya terangkat, sehingga kedua matanya hanya terlihat sebagai dua garis tipis. Ada anekdot, kalau saja kulitnya tidak gelap dan rambutnya tidak kribo, Wimar bisa disangka keturunan Cina. Read ›
  • Well-rounded and always seeking to devour new information is perhaps the quality that makes and distinguishes Wimar Witoelar, 55, as one of the country's leading talk show hosts. His wit and humor exudes an air of lightheartedness and comfort to most guests appearing on his shows, both on television or radio. Read ›

« Home | ‹ Previous | Next ›