Articles

  • Kita sudah hidup dengan krisis lingkungan yang lama dan masyarakat harus dibantu menyimaknya oleh media, oleh televisi, koran, dengan program sosialisasi. Tapi pada tingkat pimpinan, mereka sering abai terhadap masalah lingkungan. Bukan karena tidak tahu, tapi karena ingin meraup keuntungan secepat-cepatnya dari hutan dengan mengorbankan kelestarian lingkungan itu sendiri.

    Read ›
  • Perubahan iklim berdampak serius pada kesejahteraan manusia dan perekonomian dunia, dan dunia pada dasarnya belum siap untuk mengatasi dampaknya yang sudah terjadi saat ini dan akan berlanjut di masa depan. Michael Mann, peneliti iklim di Pennsylvania State University berpendapat bahwa ada informasi secara lengkap yang memperjelas semakin nyatanya perubahan iklim.

    Read ›
  • Menurut Wimar, pemilu merupakan sarana bagi masyarakat untuk ikut menentukan arah negara selama lima tahun mendatang melalui hak suara yang dimilikinya.  Pada Pemilu Legislatif dan Presiden nanti, masyarakat harus memilih calon presiden (Capres) dan calon legislatif (Caleg) berdasarkan isu strategis, bukan lagi pada sosok atau figur sang calon.

    Read ›
  • Perubahan iklim dan cuaca ekstrim sedang melanda dunia. Terbukti kasus Polar Vortex, seperti kasus yang digambarkan dalam film The Day After Tomorrow, bukanlah sebuah kisah fiksi. Terjadinya Polar Vortex di sejumlah kota di Amerika, baru-baru ini, menyebabkan badai salju dan penurunan suhu yang cukup ekstrim, hingga minus 50 derajat celcius. Sedangkan suhu di Kutub Selatan hanya mencapai minus 30 derajat celcius.

    Read ›
  • Pemilu pada waktu lalu prosentase 43% penduduk yang  seharusnya punya hak pilih tapi tidak menggunakannya justru lebih banyak dari parai pemenang yang memenangkan 33%.  Partai terbesar adalah  partai Golput.Bila diberikan suaranya kepada orang bersih dengan kualifikasi yang baik, maka orang tersebut akan mendapatkan kekuasaan didesak mewujudkan keinginan yang sesuai dengan keinginan rakyat.

    Read ›
  • Perjalanan Wimar ke Washington DC seperti pulang kampung setelah 11 tahun tidak pernah kembai. Tidak ada yang berubah di Washington selama 11 tahun ini, sedangkan di Indonesia banyak sekali yang telah berubah. Dihadapan diaspora Indonesia di Washington DC,  Wimar berbagi perspektif mengenai perkembangan Indonesia selama 10 tahun ini, bagaimana Indonesia menjalankan perjalanan demokrasi serta pandangan ke arah Pemilu 2014.

    Read ›
  • Sebenarnya akan jadi satu kebanggaan tersendiri jika Lady Gaga bisa datang ke Indonesia. Karena pelantun lagu ‘Alejandro’ ini adalah salah satu penyanyi sekaligus penghibur terbesar di dunia , dengan followers di twitter yang mencapai 25 juta orang. Sampai kapan negara akan terus kalah terhadap kelompk – kelompok yang kerap menyabut golok untuk mewujudkan keinginan mereka. Dimana  akal sehat hilang oleh kelalaian negara

    Read ›
  • Seperti layaknya Indonesia, keragaman suara dan manusia yang ada di SMI Keadilan ternyata adalah kekuatan tersendiri yang membuat organisasi ini tetap bisa bertahan demi memperjuangkan nilai yang dipercai bersama, yakni kejujuran, integritas dan etika publik.

    Read ›
  • Proteksionisme justru melahirkan kemiskinan, bukan kesejahteraan. Bahkan juga tidak melindungi lapangan kerja maupun industri dalam negeri. Sebaliknya, ia justru menghancurkannya, merugikan industri-industri ekspor dan industri-industri yang berbasis impor.Misalnya saja  menaikkan harga baja untuk “melindungi” perusahaan-perusahaan baja lokal hanya berakibat pada naiknya ongkos produksi mobil dan banyak produk lain yang terbuat dari baja. Begitupun dengan pertanian, yang sepertinya ‘sah’ jika masyarakat Indonesia yang berbasis konsumen  ini harus membayar lebih mahal untuk komoditi pertanian, sebagai upaya afirmasi bagi petani.

    Read ›
  • Tak sampai setengah jam sejak kehadiran Menteri Keuangan, datang rombongan demonstran yang berorasi di depan lokasi acara, Warung Daun di depan Taman Ismail Marzuki. Kebisingannya menerobos pintu dan jendela gedung. Hampir semua wartawan yang meliput acara berhamburan ke luar. Tinggal kami para pembicara, moderator, dan segelintir lainnya yang tetap di dalam Para demonstran meneriakkan: “Sri Mulyani maling, Sri Mulyani maling ….” berulang kali, bersahut-sahutan.

    Read ›
  • Cuman lihat dua kolam renang aja sih.. at least untuk sekarang. Kalau ada usul, kita lihat yang lain. Pertama kali saya kenal kolam renang adalah di tahun 1953 (ampun!! jadul banget.. bokap gua aja belon lahir......) yaitu kolam renang Manggarai di Pasar Rumput dekat tempat Barack Obama masa kecil. Pertama suka lewat-lewat kolam renang yang ditepi jalan Sultan Agung sekarang. Diseberangnya ada kali, yang suka banjir itu. Read ›
  • Tanggal 14-16 Agustus 2008 kemarin, rombongan IMX melakukan outing ke Kota Pahlawan, Surabaya Jawa Timur. Tiga hari dua malam menjadi waktu yang cukup untuk memanjakan diri dari suasana yang penat. ’Outing ke Surabaya mumpung ngga ada kerjaan’. Itu yang terpampang dari sebuah poster yang dipasang di depan bus untuk menandakan bahwa bus yang kita tumpangi adalah turis lokal dari Jakarta Read ›
  • Indonesia sebagai negara besar, bisa dianggap sebagai salah satu paru-paru dunia karena selain kita memiliki laut yang luas, Indonesia juga memiliki area hutan terbesar. Tapi kita juga merupakan negara yang mengalami laju penggundulan tertinggi. Untuk membahas keprihatinan tentang masalah hutan, Perspektif Wimar menghadirkan Direktur Eksekutif Greenomics Elfian Efendi yang ditemani Meisya Siregar sebagai co-host. Read ›
  • “Akibat dari pemanasan global bukan hanya daerah pesisir yang merasakan, tapi ada negara yang juga terancam bisa hilang seperti Tuvalu”, ujar Dr. Armi Susandi ahli perubahan iklim dari Fakultas Kebumian dan Teknologi Mineral ITB, yang menjadi narasumber di Perspektif Wimar dalam memperingati hari bumi. Kali ini Wimar ditemani Cathy Sharon sebagai co host. Read ›
  • Di saat budaya konsumerisme yang tinggi dan hampir semua harga kebutuhan merangkak naik, punya uang banyak kalau nggak bisa ngaturnya pasti akan terbuang percuma, apalagi cuma punya uang sedikit. Oleh karena itu manajemen keuangan keluarga adalah hal yang sangat diperlukan untuk menyelamatkan masa depan. Perspektif Wimar mengangkat tema ini dengan menghadirkan narasumber Ligwina Hananto, yang ditemani Agni Pratista sebagai co host Read ›
  • Yang bisa bikin orang lain ketawa itu lebih besar dari siapa pun. Sayang, saya tidak bisa menggambar. Saya bersyukur kenal Benny dan Mice. Saya bisa tetap bahagia jadi orang Jakarta, kata Wimar pada Pameran Kartun dan Peluncuran Lagak Jakarta: 100 Tokoh yang Mewarnai Jakarta karya Benny & Mice Read ›
  • "Masih tidak percaya, sebuah pertemuan seperti ini pernah terjadi," kata Enda Nasution bersemangat saat membuka perhelatan akbar Blogger se-indonesia, Sabtu, 27 Oktober 2007. Ya, memang benar-benar sebuah acara yang sangat jarang terjadi. Sekelompok orang yang biasanya hanya akrab secara virtual dapat bertemu muka secara fisik atau bahasa gaulnya 'ngopi darat'. Read ›
  • Loh, kok gitu pilihannya? Bukannya Adang atau Fauzi Bowo? Iya sih.. tapi jujur aja, bagi saya tidak masuk akal kalau milih Fauzi Bowo. Dia nggak pernah bilang apa maunya, cuman bilang mau meneruskan yang dulu. Yang mau diteruskan adalah pemerintahan DKI yang korup, yang mempermudah bisnis-politik menjarah fasilitas. Adang belum bisa saya dukung karena banyak keraguan. Tapi pengganggu lebih penting adalah bahwa proses pencalonan Gubernur tidak jujur, dan mengelabui penduduk DKI. Susah mau milih calon yang hasil proses tidak jujur ini. Read ›
  • Demokrasi melaju dengan cepat di Indonesia, dan Pilkada DKI 2007 diharapkan akan membawa kemajuan mutakhir. Maunya sih begitu. Kenyataannya, demokrasi akan anjlok pada Pemilihan Gubernur DKI bulan Agustus 2007 ini, kalau tidak terjadi mukjizat politik. Dengan kekecewaan Pilkada DKI 2007, lebih beralasan lagi menuntut pembersihan partai politik, termasuk menambah dukungan untuk calon independen. Read ›
  • Wimar Witoelar Goes To Sex Town, begitulah cara majalah Male Emporium mengiklankan artikel travel di cover-nya. Judul asli 'Seperempat Putaran Bumi' diganti menjadi 'Kota Seks(i), Groningen, dan Gus Dur', tapi isinya tetap sama. Baca di sini, atau beli majalahnya (Edisi Juli 2007) untuk lihat photo-photo seru! Read ›

« Home | ‹ Previous | Next ›